PSSI Didemo Suporter Persibom

PSSI Didemo Suporter Persibom

- Sepakbola
Selasa, 05 Okt 2004 23:50 WIB
Jakarta - Penganuliran keikutsertaan Persibom Bolaang Mongondow (Bolmong) di babak final 6 besar Divisi I PSSI 2004 berujung dengan aksi demo. Bahkan Sekjen PSSI Nugraha Besoes sempat dicegat ofisial Persibom.Harapan Persibom untuk ikut bertarung di putaran-final yang diikuti enam tim guna memperebutkan tiga tempat ke Divisi Utama 2005, sirna. Hal itu dikarenakan imbas dari keputusan PSSI yang memenangkan gugatan Persiba Balikpapan atas Persigo Gorontalo.Persigo dinyatakan bersalah karena memakai pemain yang tidak sah, yakni kiper Djoko Purwanto. Kiper Djoko Purwanto pada pertandingan melawan Persiba Balikpapan pada 4 Agustus di Gorontalo itu seharusnya tidak boleh dimainkan karena masih berstatus pemain amatir.Hasil pertandingan 0-3 yang tadinya dimenangkan Persigo pun batal. Persiba lah yang akhirnya dinyatakan menang. Tentu dengan hasil 'perbaikan' itu otomatis terjadi perubahan di klasemen. Persiba yang tadinya di peringkat empat naik ke posisi tiga di bawah Arema Malang dan Persegi Gianyar. Sementara itu, Persibom yang semula di posisi tiga terdegradasi ke posisi lima, setelah Arema, Persegi, Persiba, dan Persmin Minahasa. Akibatnya harapan ke enam besar untuk Persibom pun pupus.Kekecewaan makin bertambah setelah Persibom diundang ke Jakarta untuk pertemuan teknik membahas putaran final yang akan digelar 10 Oktober mendatang. Seakan Persibom sudah dipastikan masuk putaran final. "Kami datang ke Jakarta untuk mengikuti pertemuan teknik dengan surat undangan yang ditandatangani Bapak sendiri. Hasil pertemuan teknik itu bahkan sudah pula Bapak tandatangani. Bagaimana kini tiba-tiba kami harus menerima kenyataan pahit tidak bisa bertanding ?" protes seorang ofisial Persibom kepada Nugraha yang dicegatnya di sekretariat PSSI, Selasa sore (5/10/2004).Protes keras Persibom itu didukung oleh suporternya yang pada siang hari sebelumnya melakukan demo di depan kantor PSSI di kompleks ring road, GBK Senayan. Aksi unjuk rasa ini dilakukan sekitar 200 suporter Persibom, dengan membentangkan poster dan berbagai spanduk dengan aneka tulisan ketidakpuasan mereka terhadap kinerja PSSI. "PSSI mana tanggung-jawabmu", "Pengurus Harian PSSI tidak sportif", demikian antara lain bunyi poster yang dibentang para pengunjuk rasa.Meski demikian, keputusan penganuliran Persibom masih belum final. Tim ini masih bisa melakukan banding hingga 7 Oktober nanti. "Jadi hanya Persigo yang boleh mengajukan banding paling lambat hingga tanggal 7 Oktober nanti. Kompetisi final divisi I ditunda sementara sampai ada keputusan komisi banding yang bersifat mengikat," tandas sekretaris bidang Liga Djoko Driyono. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads