Polemik di dalam Badan Tim Nasional (BTN) belakangan semakin mencuat. Terakhir adalah isu bahwa dana untuk timnas yang tidak disalurkan sebagaimana mestinya kepada pemain.
Terkait masalah tersebut, Save Our Soccer (SOS) angkat suara. Mereka menilai kasus itu bakal menambah catatan buruk sepakbola. Sebab, kasus tertunggaknya gaji pemain semakin luas.
"Lebih baik Isran Noor membawa masalah itu ke polisi. Isran bisa menggunakan delik penipuan untuk melaporkan Harbiansyah," ujar juru bicara SOS, Apung Widadi, di Jakarta, Selasa (26/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, Isran mengatakan bahwa sebenarnya Harbiansyah itu tidak ada dalam kepengurusan BTN. Terakhir, Bupati Kutai Timur itu menilai Harbiansyah telah menyelewengkan dana sebesar Rp 2 miliar yang telah diberikan untuk kebutuhan timnas.
Kabar tersebut semakin kuat, setelah sejumlah pemain mengaku belum mendapatkan uang saku selama pemusatan latihan saat persiapan menghadapi Arab Saudi.
Apung melihat kondisi tersebut harus ditindak tegas kepada lembaga yang lebih tinggi. Sebab menurutnya internal PSSI pun sudah tidak sehat.
"Karena dalam internal PSSI pun sekarang tidak sehat dan komite etik tidak aktif dalam penanganan kasus pelanggaraan etik," kata dia.
(ads/a2s)











































