Withe Sesalkan Minimnya Persiapan

Withe Sesalkan Minimnya Persiapan

- Sepakbola
Rabu, 13 Okt 2004 01:49 WIB
Jakarta - Meski bermain di kandang sendiri, Indonesia kembali menelan kekalahan atas Arab Saudi. Tetapi pelatih Peter Withe menilai hal tersebut wajar karena sempitnya waktu persiapan.Setiap kegagalan ada penjelasannya. Itulah yang coba diutarakan Withe mengenai kekalahan 1-3 Indonesia dari Arab Saudi di babak penyisihan Piala Dunia 2006 grup 8 Zona Asia. Kali ini sempitnya waktu persiapan disebut sebagai faktor utama.Withe praktis hanya memiliki waktu tiga hari untuk mempersiapkan tim serta strategi yang akan dimainkan. Jadi, jika Ponaryo Astaman cs ditekuk 1-3 oleh Arab Saudi, yang merupakan langganan wakil Asia di Piala Dunia, bagi Withe adalah hal yang sangat wajar. Meski demikian ia tetap mengakui bahwa terciptanya gol Arab Saudi merupakan kesalahan pemain."Dengan waktu yang sempit sangat sulit bagi saya juga pemain untuk untuk mencapai performa terbaik. Di babak pertama kami banyak melakukan kesalahan sehingga dua gol Arab terjadi. Sangat sulit bagi kami untuk meredam mereka yang bermain baik," ujar Withe dalam konferensi pers, usai pertandingan di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (12/10/2004) malam WIB."Di babak kedua saya meminta pemain untuk lebih bersemangat. Banyak peluang yang terbuang. Tetapi kami bisa cetak satu gol. Meski demikian sangat sulit bagi kami karena kami bermain dengan sepuluh pemain," tambahnya.Usaha Withe untuk membuat perubahan di tim "Merah Putih" memang belum membuahkan hasil. Namun setidaknya ada hal-hal baru yang dilakukannya di dalam tim. Misalnya memasang Boas Salossa yang baru berusia 18 tahun sebagai pemain inti di barisan depan.Hal ini diakui Withe sebagai hal yang harus dilakukannya. Pengalaman pemain memang penting, tetapi kondisi terakhir pemainlah yang menentukan. "Tidak ada perbedaan pemain senior dengan yang lebih muda. Karena menurut saya, siapa yang berada dalam kondisi terbaik, dia yang akan saya turunkan," ujarnya.Dengan beroperasinya Boas di barisan depan, pertahanan Arab Saudi sering kali kerepotan. Dan satu gol yang tecipta juga merupakan hasil rancangan Boas. Hal ini juga diakui tim Arab Saudi yang salut dengan permainan Indonesia di babak kedua, meski sudah tertinggal dua gol.Namun apapun dalil yang diterapkan pelatih asal Inggris itu, kebenarannya baru diakui jika mampu memberikan kemenangan. Kapan hal itu akan terjadi, Withe hanya bisa berdiplomatis. "Saya tidak tahu, tapi kami akan mecoba dengan waktu yang kami miliki." (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads