Andik Vermansyah adalah salah satu pesepakbola nasional jebolan Danone Nation Cup. Pemain tim nasional Indonesia itu bertutur soal pengalaman tak mengenakan di turnamen tersebut.
Andik bersama tim Jawa Timur ikut kualifikasi regional DNC tahun 2004. Kala itu ia dan timnya cuma sampai semifinal dan gagal melaju ke final Nasional.
Kegagalan melaju ke final dan jadi juara ternyata cukup membekas di benak Andik dan sampai saat ini disebutnya sebagai salah satu momen mengecewakan dalam hidupnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau boleh, saya ingin menjadi anak-anak lagi supaya saya bisa ikut Danone Nation Cup dan membayar kekecewaan yang dulu," sambungnya.
Namun, Andik tentunya tak usah berkecil hati karena toh kariernya saat ini terbilang cukup sukses karena ia sudah jadi bintang baru sepakbola nasional.
Pemain 21 tahun itu berharap turnamen-turnamen semacam Danone Nation Cup dapat melahirkan lagi pesepakbola muda berbakat yang bisa mengharumkan nama bangsa.
"Modal besar saya dulu adalah semangat dalam mengejar mimpi saya untuk menjadi pemain sepakbola yang mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.
"Saya harap adik-adik, apapun hasilnya, menang atau kalah, jangan patah semangat serta terus bermimpi meraih masa depan yang lebih baik," demikian wejangan Andik.
(mrp/a2s)











































