Van Gaal yang Keras tapi Ramah

Van Gaal yang Keras tapi Ramah

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Rabu, 05 Jun 2013 16:00 WIB
Van Gaal yang Keras tapi Ramah
detiksport/resha
Jakarta -

Dari jauh Louis van Gaal tampak seperti bapak-bapak pendiam dengan guratan wajah yang dingin. Tapi, siapa sangka pria 61 tahun itu justru ramah melayani keinginan foto bareng dari fans timnas Belanda.

Dalam hal teknis permainan sepakbola, Van Gaal sesungguhnya adalah sosok yang fleksibel. Dia adalah penganut sejati dari formasi 4-3-3, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk mengubah formasi tergantung kebutuhan dan sumber daya tim.

Toh tetap saja itu tidak menutupi betapa kerasnya dia. Ketika kembali ke Ajax Amsterdam --tim yang dibawanya berjaya di era 90-an-- sebagai Direktur Teknik pada 2004, dia bentrok dengan para staf tim lainnya. Johan Cruyff bahkan disebut-sebut tidak akur dengannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika Van Gaal kembali dipanggil Ajax untuk menjadi salah satu petinggi mereka beberapa musim silam, Cruyff adalah salah satu yang menolak. Penolakan ini berlanjut dengan ribut-ribut di internal tim. Van Gaal kemudian tidak jadi bergabung, sementara Danny Blind yang mendukungnya memilih keluar dari klub, dan Cruyff didepak keluar oleh petinggi klub.

Bentuk lain kekerasan Van Gaal adalah ketika dia mempertahankan Thomas Mueller. Ketika itu, para petinggi Bayern Munich menilai Mueller tidak punya tempat di dalam tim dan berniat menjualnya. Tapi Van Gaal bersikukuh untuk mempertahankannya. Kini, Mueller justru jadi pemain penting untuk Die Roten.

Hari ini, Rabu (5/6/2013), sosok yang keras itu hadir di Jakarta. Pada sesi jumpa pers di Hotel Shangri-la, dia berbicara soal pertandingan yang akan dilakoni tim yang dipimpinnya, timnas Belanda, melawan timnas Indonesia. Kekerasan itu tidak tampak. Malah Van Gaal sesekali bercanda dengan para jurnalis yang mengajukan pertanyaan.

"Bisa diulangi pertanyaannya?" kata dia, ketika seorang jurnalis Indonesia mengajukan pertanyaan dalam bahasa Belanda. Kontan jawaban Van Gaal itu disambut dengan gelak tawa.

Ketika sesi konferensi pers usai, dan para jurnalis foto maju berjejer untuk mengambil gambarnya, Van Gaal berseru kepada para fans yang ada di belakang ruangan.

"Hei, kalian.. Ayo maju ke depan," ucapnya.

Setelah sesi dengan para pewarta foto usai, Van Gaal turun dari panggung. Dia langsung dikerumuni oleh fans yang dipanggilnya ke depan itu. Dari mulai tanda tangan hingga foto bareng pun dilayani olehnya.

Beberapa fans yang membawa jersey Belanda dan kebetulan mendapatkan tanda tangan dari Van Gaal pun jelas senang.

"Lumayan," kata Reky Kalumata sembari memamerkan jersey bertandatangan Van Gaal. Ada senyum di wajahnya.

Van Gaal akan memimpin timnya dalam pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno pada Jumat (7/5) malam.

(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads