PSSI Janji Buat Program untuk Timnas Junior

PSSI Janji Buat Program untuk Timnas Junior

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Rabu, 05 Jun 2013 16:57 WIB
PSSI Janji Buat Program untuk Timnas Junior
Jakarta -

Banyak kalangan menilai PSSI kerap mengabaikan pembinaan usia muda. Federasi sepakbola Indonesia itu pun menelurkan janji program untuk tim nasional junior.

Melalui Badan Tim Nasional (BTN), disiapkan program training center jangka panjang untuk timnas muda U-14, 16, dan 19. PSSI juga telah menyetujui rencana BTN untuk membentuk empat timnas U-14.

"Muaranya ini untuk timnas senior ke depan. Jadi kami perlu membangun tim dari usia muda agar timnas senior ke depan memang terpilih dari pemain yang sudah dicetak sejak muda," ujar Ketua Umum PSSI Djohar Arifin di Jakarta, Rabu (5/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Djohar PSSI juga akan bekerja sama dengan JFA (Federasi Sepakbola Jepang) dan KNVB (Federasi Sepakbola Belanda) untuk progam-program youth development. Rencananya, pada saat timnas bertanding lawan Belanda 7 Juni mendatang, presiden KNVB akan membicarakan program ini dengan PSSI.

Setelah itu, pada 13 Juni Dubes Jepang untuk Indonesia akan menindaklanjuti rencana kerja sama kedua federasi.

PSSI memang harus menyiapkan program secara matang dan tak hanya berorientasi jangka pendek. Sebab, terkait pembinaan usia dini, timnas saat ini sudah tertinggal dengan Timor Leste.

Pada kualifikasi Piala Asia U-14, Timor Leste berhasil lolos dengan predikat juara Grup E, melewati Malaysia, Vietnam dan Myanmar. Selama ini mereka diketahui memiliki konsentrasi pembinaan usia muda lebih tinggi dibanding Indonesia.

Untuk mendapatkan dukungan dana yang maksimal, lanjut Djohar, PSSI dalam kongres tahunan FIFA di Mauritius pekan lalu sudah berkomunikasi dengan AFC dan FIFA. PSSI meminta kepada Komite keuangan AFC dan FIFA untuk menaikan bantuan terhadap Indonesia.

"Kami meminta agar tidak disamakan dengan dengan negara kecil. Karena penduduk indonesia banyak dan pemain Indonesia mencapai 50 jutaan," ucap Djohar.

Sayangnya dia enggan membeberkan berapa besar anggaran yang diminta oleh PSSI kepada komte keuangan. Namun, melihat dana yang diberikan FIFA untuk pembinaan di negara berkembang selama ini, jumlah bantuan bisa mencapai 100 ribu dolar atau lebih dari Rp 900 juta.

(ads/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads