Mantan pelatih PSM dan timnas Indonesia, Syamsuddin Umar, berharap Makassar menciptakan banyak pemain bola yang mampu bersaing di level nasional, dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Syamsuddin saat acara pembukaan Sekolah Sepak Bola (SSB) Phinisi di lapangan kompleks Agraria, Makassar, kemarin (10/6) sore, di mana di SSB itu ia didapuk sebagai pembina.
Syamsuddin berharap, SSB tersebut dan SSB di Makassar pada umumnya bisa mencetak bibit-bibit pesepakbola yang andal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memprioritaskan melatih anak-anak berbakat untuk bisa dibentuk menjadi pemain yang berkualitas dan nantinya bisa bersaing dalam industri sepakbola nasional maupun di kancah internasional. Selama ini kami menganggap Makassar mulai kekurangan pemain hebat sekelas Ramang. Di SSB ini kami berharap akan lahir Ramang-Ramang baru," timpal Alamsyah Syaharuddin, pendiri SSB Phinisi.
Tentang SSB-nya, Alamsyah mengatakan Phinisi dibagi ke dalam tiga kelas: untuk usia 5-8 tahun, 9-12 tahun, dan 13-14 tahun. Nama Phinisi diambil dari perahu tradisional yang melegenda dari Sulawesi
Selatan.
(a2s/rin)











































