Bersama Persibo Bojonegro, Persema dihukum PSSI pada kongres Bali pada 2011 berupa sanksi turun ke kasta Divisi Tiga Indonesian Super League (ISL), lantaran menyebrang ke Liga Prima Indonesia (LPI) yang ketika itu dicap ilegal oleh PSSI era Nurdin Halid.
Rupanya, hingga kini status tersebut belum dicabut, walaupun rezim Nurdin telah berakhir pada Juli 2011, dan sejak itu LPI -- kini bernama Indonesian Premier League (IPL) -- telah menjadi kompetisi yang resmi, yang mana Persema dan Persibo bermain di dalamnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Sefdin, PSSI kemungkinan akan membahas masalah Persema tersebut di dalam kongres yang rencananya digelar di Hotel Shangri-La, Surabaya, pada hari Senin (17/6) mendatang itu.
"Fakta hukumnya, Persema disanksi di kongres Bali, sementara fakta empirik dia berkompeitisi di LPIS. Ada dua fakta yang bertolak belakang. Ini akan dispute terus-menerus, karena itu akan dibahas di kongres," sambung Sefdin.
Pada kongres tahunan PSSI mendatang antara lain akan dibahas mengenai kondisi dan kinerja program PSSI, serta aporan masing-masing komite.
(ads/a2s)











































