Persisam berhasil memimpin lebih dahulu lewat penalti Lancine Kone menit ke-32. Namun Gresik United membalas melalui Shohei Matsunaga di menit ke-45 sebelum memastikan kemenangan dari penalti Diego Santos di menit ke-83.
Tuan rumah Persisam berinisiatif menyerang sedari awal laga. Kone menebar ancaman di menit ketiga usai menerima umpan Osas Saha. Namun tendangan keras Kone mampu ditepis Hery Prasetya di bawah mistar gawang Gresik United.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki menit ke-25 kedua tim mulai meningkatkan tempo permainan. Lagi-lagi Persisam mengandalkan sayap kanan untuk mendobrak pertahanan Gresik yang dikawal Ambrizal yang juga sebagai kapten tim.
Persisam kembali menekan. Pelanggaran terhadap Bayu Gatra di area terlarang membuat tim tuan rumah dihadiahi penalti. Maju sebagai algojo, Kone sukses melakukan tugasnya sekaligus mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persisam.
Gresik United yang diarsiteki Widodo C Putro berupaya keras mengejar ketertinggalan. Matsunaga akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menjelang turun minum.
Memasuki babak kedua, masuknya Ferdinan Sinaga di lini tengah menambah daya dobrak tuan rumah. Akselerasi Sinaga di menit ke-50 dari sayap kiri dan umpan silangnya ke mulut gawang tim tamu gagal dimanfaatkan Osas Saha untuk menambah pundi gol timnya.
Memasuki menit ke-60 tuan rumah masih mendominasi laga. Sebaliknya, tim tamu mengandalkan serangan balik.
Mimpi buruk Persisam hadir setelah pelanggaran terhadap pemain tengah Gresik Siswanto dilanggar kotak penalti. Diego Santos sukses memperdaya Fauzi Toldo dan Gresik membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Persisam terus berupaya mengejar ketertinggalan. Akan tetapi, skor 2-1 untuk keunggulan Gresik United bertahan sampai pertandingan berakhir.
(rin/din)











































