Persija: Polisi Larang Bobotoh Datang ke Sleman

Persija: Polisi Larang Bobotoh Datang ke Sleman

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Kamis, 22 Agu 2013 19:33 WIB
Jakarta - Ketua Umum Persija Jakarta Ferry Paulus menyebut pihaknya sudah dapat izin kepolisian untuk menggelar laga dengan Persib Bandung di Sleman. Namun demi alasan keamanan, polisi melarang suporter 'Maung' datang ke sana.

Menyusul batalnya laga Persija vs Persib karena serangan yang dialami pemain Persib saat akan berangkat ke stadion pada 22 Juni lalu, PT Liga Indonesia memutuskan untuk menggelar laga tunda pada 28 Agustus mendatang. Tempat yang kemudian dipilih adalah Sleman, Yogyakarta.

PT LI juga menyatakan pertandingan tersebut terbuka untuk penonton. Namun diklaim pihak Persija, kepolisian meminta Persib untuk tidak membawa suporternya untuk laga tersebut karena potensi pecahnya keributan lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Izin sudah kami dapatkan dari kepolisan. Tapi memang baru secara lisan. Tapi dengan catatan bahwa Bobotoh dilarang hadir," ujar Ferry di Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2013).

"Kalau suporter dari satu arah saja tidak merisaukan," lanjutnya.

Sementara terkait keputusan Komdis PSSI yang meminta Panpel (Panitia Penyelenggara) Persija membayar denda sebesar Rp 50 juta akibat dinilai tidak bisa memberikan rasa nyaman kepada tim tamu, dia mengaku siap menerimanya serta akan dijadikan bagian evaluasi.

"Sudah cukuplah dan itu sudah sangat jelas. Mau bagaimana lagi. Sekarang yang penting kejadian serupa tidak terjadi lagi. Hukuman itu tinggal direspon di laga tersisa saja. Apabila jika kejadian serupa terjadi, maka hukuman tampil tanpa penonton berlaku. Itu menjadi peringatan buat kami," terangnya.

(ads/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads