Pelatih legendaris Paul Cumming kini dalam masa pemulihan setelah operasi kanker di kulit kepalanya berjalan dengan baik. Ia menuliskan sesuatu untuk segenap pembaca detiksport dan fans Indonesia.
Berikut ini surat elektronik yang dikirimkan Paul kepada redaksi detiksport:
Kepada pembaca detiksport dan detikcom yang sangat saya hargai, salam hangat dari lereng Semeru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua bulan yang lalu saya sangat bingung. Kanker ganas itu harus dioperasi, sedangkan saya tidak memiliki cukup biaya.
Kemudian, sesudah ada berita di detiksport, dan didukung pula Coach Timo Scheunemann, reaksi dari masyarakat sangat luar biasa. Saya mendapat banyak sekali pesan SMS maupun melalui akun twitter saya, yang isinya dukungan moril dan doa-doa untuk kesehatan saya.
Atas kepeduliannya, berkat doa dan bantuan finansial saudara-saudara sekalian, pada tanggal 14 Agustus operasi selama 3 jam dilakukan di RS Panti Nirmala, Malang. Saya dibolehkan pulang pada tanggal 17 Agustus, tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, untuk rawat jalan.
Dengan ini saya mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya untuk semua dukungan dari semua fans di tanah air, dan juga pembaca detiksport. Tak lupa kepada suporter Lampung, BalaFans, sehingga saya bisa kembali mengunjungi salah satu daerah di Indonesia yang sangat saya cintai itu. Terima kasih pula kepada Bapak-Bapak pejabat di sana yang telah memberi bantuannya kepada saya.
Saya sungguh terharu dan tidak tahu dengan cara apa membalas semua kebaikan Saudara-saudara sekalian, kecuali semoga Tuhan membalas dengan segala kebaikan pula.
Dengan ini pula izinkan saya untuk mengatakan, betapa saya sangat berbahagia bisa mewujudkan Salah satu mimpi saya beberapa waktu lalu, yaitu menonton langsung pertandingan klub favorit saya, Liverpool FC, melawan timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno.
Pengalaman yang saya dapatkan di sana sungguh luar biasa. Saya bertemu dengan banyak orang, saya merasa sangat dihormati. Saya sangat respek khususnya kepada Big Reds atas apresiasi yang ditunjukkan kepada saya di GBK. Tidak pernah saya membayangkan sebelumnya, telinga saya mendengarkan mereka bernyanyi "There's Only One Paul Cumming". Juga ketika saya menaiki tangga stadion, mereka terus memberi semangat pada saya. Saya benar-benar terharu.
Sekali lagi, terima kasih. God Bless You all. God Bless Indonesia yang sangat saya cintai.
23 Agustus 2013,
Desa Drigu, Poncokusomo, Malang
Paul Cumming
@papuansoccer

(a2s/krs)











































