Laga pertama yang akan jadi tanda dimulainya turnamen ini mempertemukan antara juara Liga Australia (A-League) musim lalu, Central Coast Mariners, melawan pemegang 2 trofi Indonesa Super League, Sriwijaya FC. Setelah pertandingan tersebut, tuan rumah Persib Bandung akan menjamu timnas Malaysia U-23.
Central Coast Mariners vs Sriwijaya FC
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam susunan pemain yang dibawa, juara kompetisi A-League pada musim yang lalu ini turut membawa beberapa amunisi anyar dalam skuadnya. Nick Montgomery, Matthew Simon dan Marcel Siep termasuk dalam 6 pemain baru yang dibawa untuk bermain di Piala Menpora.
Sedangkan bagi Sriwijaya FC, tim asal Kota Palembang ini memborong skuad usia dibawah 21 tahunnya ke Bandung. Sebelumnya, skuat asuhan Subangkit ini mampu menjuarai kompetisi ISL U-21 setelah mengalahkan Mitra Kukar dengan skor 2-1.
Laga pembuka Piala Menpora ini bagi Central Coast Mariners dapat menjadi tolak ukur dalam mencari komposisi pemain yang tepat. Apalagi, CCM baru kehilangan beberapa pilar utamanya seperti Bernie Ibini-Isei, Pedj Bojic, Matthew Ryan juga dengan Daniel McBreen.
Khusus bagi Daniel McBreen, pemain yang kini membela Shanghai SIPG merupakan top skor bagi CCM pada gelaran kompetisi A-League musim kemarin dengan raihan 19 gol. Tentunya, hal tersebut menjadikan CCM harus segera menemukan sosok pengganti yang tepat guna menutupi kekurangan timnya.
Oleh karena itu, sebagai penggantinya, peran Daniel McBreen tampak akan digantikan oleh Matthew Simon. Simon sendiri masih merupakan mantan pemain dari Central Coast Mariners. Pria berusia 27 tahun tersebut kembali didatangkan dari klub asal Korea Selatan, Chunnam Dragons. Simon kembali dari petualangannya setelah hanya bertahan semusim di kompetisi Negeri Ginseng tersebut.
Sebelumnya, Simon mampu mencatatkan 91 kali penampilan dan 36 gol dalam masa bakti periode pertamanya di Central Coast Mariners. Selain itu, perginya Pedj Bojic dan Matthew Ryan yang juga merupakan bagian dari skuad inti peraih gelar A-League kemungkinan akan digantikan oleh Liam Reddy dan Michael Siep.
Sementara itu, pada kubu Sriwijaya FC. Tim yang berjuluk Laskar Wong kito ini memanfaatkan momen dalam Piala Menpora sebagai batu loncatan bagi armada mudanya guna meraih jam terbang dalam menghadapi klub-klub yang berada pada level diatas mereka.
Melihat pada komposisi kedua tim, tampaknya laga ini akan berlangsung dengan dominasi berada pada kubu CCM. Terlebih CCM terlihat serius dalam menghadapi kompetisi ini karena hampir semua materi pemain yang dibawa merupakan bayangan dari pemain yang akan diandalkan dalam menghadapi A-League mendatang.
Selain itu, faktor CCM yang sebelumnya belum pernah menggelar pertandingan ujicoba ibarat menjadi dua sisi mata uang bagi tim asuhan Graham Arnold ini. Di satu sisi, tentunya CCM butuh kemenangan guna mendongkrak mental pemainnya para pemainnya pada pertandingan perdana. Di sisi lain, dengan perginya beberapa pilar utama di musim lalu, CCM masih harus bereksperimen guna menemukan komposisi pemain yang pas.
Namun, bukan berarti SFC akan tampil tanpa perlawanan. Faktor tim underdog dapat menjadikan Sriwijaya bermain tanpa beban. Tentunya, hal itu harus diantisipasi oleh tim CCM apabila ingin memenangkan laga pertamanya pada musim ini.
Match Facts
1. Sriwijaya FC U-21 tidak pernah kalah dalam semua laga di kompetisi ISL U-21
2. Rizsky Dwi Ramadhana merupakan pencetak gol terbanyak bagi SFC dalam kompetisi tersebut dengan koleksi 4 gol dari 5 penampilan
3. Dalam dua pertandingan terakhir ISL, Sriwijaya FC yang kebanyakan berisikan pemain muda tidak mampu meraih kemenangan.
4. Bagi Central Coast Mariners, laga ini merupakan laga perdana mereka pada musim 2013-2014
5. Enam pemain baru yaitu Marcel Siep, Nick Montgomery , Marcos Flores, Liam Reddy, Storm Roux dan Matthew Simon siap untuk menjalani laga debut apabila dimainkan.
(a2s/krs)










































