Duel Dua Tim Terluka

<I>Preview</I> Malaysia U23 vs Sriwijaya FC

Duel Dua Tim Terluka

Pandit Football Indonesia - Sepakbola
Selasa, 24 Sep 2013 13:15 WIB
Duel Dua Tim Terluka
Bandung -

Sriwijaya FC & Timnas Malaysia U-23 sudah dipastikan gagal maju ke fase selanjutnya di ajang Piala Menpora 2013. Kedua tim akan mencoba meraih tiga angka demi menjaga "kehormatan" masing-masing.

Pada laga pertama, SFC tunduk pada klub Australia, Central Coast Mariners dengan skor 0-2. Lalu dua hari kemudian, kembali takluk pada Persib Bandung dengan skor 1-2. Meski sudah pasti tersingkir, SFC masih memiliki tugas untuk lepas dari posisi juru kunci.

Sayang tugas ini juga tidak mudah bagi klub berjuluk 'Laskar Wong Kito', selain kondisi tim yang compang camping, lawan yang dihadapi juga tidak bisa dianggap remeh. Meski menghadapi Malaysia U-23 yang juga sama-sama sudah tersingkir, pasukan Ong Kim Swee ini tentu akan menjalani pertandingan dengan serius.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harimau Muda sendiri sudah bertekad memberikan perlawanan maksimal saat menghadapi Sriwijaya FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (24/9). Demi persiapan ke SEA Games 2013, Desember mendatang, laga melawan SFC akan memberi tambahan jam terbang dan pengalaman bagi para penggawanya.

Malaysia memiliki keunggulan berupa kecepatan. Dengan materi para pemain muda yang segar dan pengalaman lama berlatih bersama di Eropa, tim asuhan Ong Kim Swee juga merupakan tim yang padu. Ini terbukti dengan dua pertandingan di Piala Menpora, yaitu saat melawan Persib dan Central Coast Mariners.

Dari starting XI yang turun di hari pertama, hanya ada satu pergantian yang dilakukan Ong Kim Swee di laga melawan Mariners, yaitu Davargi Kenny Pallraj menggantikan Ariff Farhan.

Malaysia sendiri sedang mengincar emas ketiga berturut-turut pada ajang multicabang negara-negara Asia Tenggara, setelah sukses di tahun 2009 dan 2011 lalu. Kemenangan akan semakin mendongkrak mental para pemain.

Pemain yang menonjol dari tim Malaysia ini adalah Irfan Fazail. Pemain bernomor punggung tujuh ini berposisi sebagai gelandang dan menjadi pengatur serangan tim. Pengalamannya berlatih di Slovakia telah membentuknya menjadi pemain dengan visi permainan yang bagus.

SFC tentu tidak akan membiarkan reputasinya sebagai salah satu tim elit di Liga Indonesia runtuh begitu saja. Untuk meraih poin dan memenangi pertandingan nanti, anak asuh Subangkit akan mengandalkan pengalaman dari beberapa pemainnya.

Meski mayoritas penggawanya merupakan skuat U21, klub dari kota Palembang itu masih memiliki sosok-sosok seperti Ponaryo Astaman, Isnan Ali, Erick Bayemi, Foday Boakay Eddy dan Herman Dzumafo. Dua nama terakhir akan diandalkan untuk membongkar pertahanan lawan.

Dzumafo sendiri menjadi satu-satunya pemain Sriwijaya FC yang sudah mencetak gol di turnamen ini. Mantan pemain Persib ini memiliki postur yang menjulang yang bisa menjadi keunggulan saat berduel bola-bola atas. Kemampuannya dalam membawa bola juga baik. Selain itu, pengalamannya mengenali rumput Stadion Si Jalak Harupat bisa memberinya modal lebih.

Laga ini sendiri akan dilangsungkan pada pukul 15.30 WIB sebelum digelarnya laga menentukan antara Persib Bandung vs. Central Coast Mariners.

(mrp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads