Jika di Bandung sudah memastikan Central Coast Mariners sebagai wakil di final Piala Menpora, tidak demikian halnya dengan grup di Malang yang mana ada tiga tim dengan peluang sama menjadi lawan Mariners.
"Manajemen mematok Arema Cronous harus menjadi juara Menpora Cup". Pernyataan Ruddy Widodo, General Manager Arema, itu cukup beralasan karena selain tidak ingin malu sebagai tuan rumah, juga Arema sudah agak lama tidak pernah mengoleksi gelar juara lagi. Terakhir, Arema mengoleksi trophy juara pada Indonesian Super League (ISL) 2009/2010.
Perjalanan Arema di kompetisi ini boleh dibilang tidaklah mudah. "Gangguan eksternal" seperti dibawanya pemain Arema ke ISG (Islamic Solidarity Games) 2013 di Palembang dan ditariknya satu dari lima pemain Arema ke ajang Perang Bintang 2013 di Jayapura tidak lantas membuat penampilan Arema surut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, perjuangan Arema belum berakhir. Meskipun lawan pamungkasnya adalah tim "lemah" Persepam Madura United, tim berjuluk Sapeh Kerap itu masih berpeluang lolos ke babak final. Syaratnya, tentu saja Persepam harus menang tiga gol tanpa balas atau minimal dua gol tanpa balas untuk menyamakan skor (poin dan selisih gol) dengan Arema.
Harap maklum, Persepam yang semula hanya mengusung target "bermain sebaik mungkin" justru menjadi bersemangat usai sukses mengandaskan Mitra Kukar 2-0 dan kalah 1-3 dari Loyola Meralco Sparks meskipun memiliki peluang attempt yang lebih banyak.
Sayangnya, keberadaan hasil pertandingan seperti itu tidak lantas membuat Arema dan Persepam lolos ke final. Boleh jadi, peluang akan diambil alih oleh Loyola jika mampu mengalahkan Mitra Kukar dan sekaligus mencetak selisih gol lebih banyak dibanding Persepam dan Arema.
Meski begitu, Mitra Kukar sebagai lawan terakhir Loyola Meralco Sparks tentu tak mau malu. Sebagai tim peringkat ketiga ISL 2013, tim Naga Mekes tidak ingin menjadi juru kunci.
Persepam Madura United vs Arema
Pertandingan Persepam Madura United melawan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang (25/09/2013) bisa jadi merupakan pengunci tiket lolos ke final Piala Menpora 2013, terutama bagi tuan rumah. Alasannya, masyarakat pencinta sepak bola Indonesia sudah paham bagaimana perkasanya Arema dibanding Persepam.
Hal itu didukung pula oleh statistik pertemuan kedua tim di ajang ISL 2013. Dalam ISL musim kelima itu, Arema selalu menang, baik kandang maupun tandang. Dalam putaran pertama di Malang (10/04/2013), Arema menang 2-0 melalui dua gol Alberto Goncalves. Sementara di putaran kedua, "Singo Edan" masih menang dengan skor serupa lewat gol-gol Hasim Kipuw dan Cristian Gonzales.
Tajamnya para pemain depan Arema tentu harus menjadi perhatian Persepam. Lalu, apakah pasukan yang kini diasuh Joko Susilo, (Rahmad Darmawan sedang menangani timnas U-23 di Palembang) mampu menjegal perlawanan Persepam dan memantapkan diri lolos ke final Piala Menpora? Atau justru Persepam yang akan mampu mencuri peluang?
Mitra Kukar vs Loyola Meralco Sparks
Meskipun masih berpeluang untuk lolos ke final Piala Menpora 2013 dengan cara mengintip hasil pertandingan Persepam vs Arema, peluang Loyola untuk ke final boleh dibilang kecil.
Sebab Arema dinilai bisa mengatasi Persepam yang membuat The Sparks gagal ke final. Apalagi Mitra Kukar tak ingin mengoleksi kekalahan terbanyak di ajang ini dan menuntaskan turnamen dengan gelar "juru kunci" Grup B.
(mrp/a2s)










































