RD: Turki Main Sederhana, tapi Punya Ketajaman Luar Biasa

Islamic Solidarity Games

RD: Turki Main Sederhana, tapi Punya Ketajaman Luar Biasa

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Kamis, 26 Sep 2013 16:07 WIB
Palembang - Pelatih tim nasional U-23 Rahmad Darmawan berharap para pemainnya bisa menerapkan pertahanan yang lebih disiplin ketika mengadapi Turki yang disebutnya amat tajam.

Indonesia berhasil menembus semifinal cabang olahraga sepakbola di Islamic Solidarity Games (ISG) 2013. Kini 'Merah Putih' akan berebut tiket final dengan menghadapi Turki di Gelora Sriwijaya, Jumat (27/9/2013) besok.

"Kami akan menghadapi lawan yang tidak mudah. Turki bukan lawan yang mudah," ujar RD kepada wartawan di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (26/9).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka tampil sangat baik di pertandingan yang saya ikuti. Tapi saya katakan kepada seluruh pemain awali laga dengan motivasi untuk menang, agar motivasi itu bisa memunculkan semangat bermain dan kemenangan bisa didapatkan," lanjutnya.

Selain memotivasi diri, para pemain juga disebutnya harus tampil disiplin dalam mengawal pertahanan karena lawan yang dihadapi punya serangan mematikan. "Saya harapkan tim ini bisa lebih disiplin di kunci pertahanan. Agar tidak memberikan ruang kepada lawan karena Turki selalu memulai serangan dari dua sisi. Mereka bermain sangat sederhana tapi punya ketajaman yang sangat luar biasa. Saya ingin anak-anak bermain disiplin mengorganisasi pertahanan. Tidak hanya belakang, tapi dari tengah dan depan."

"Tapi ya memang ini jadwal yang sangat mepet. Turki tentunya punya persiapan yang lebih baik, sedangkan kami kurang. Jadi yang membedakan di sana. Kami masih dalam masa pembentukan cara permainan di sini, tapi saya senang di sini karena saya dapat melihat potensi pemain yang saya miliki," papar RD.

Sementara itu penjaga gawang Indonesia Andritany Adiyasa mengaku siap diturunkan untuk laga besok apabila dipercayakan lagi oleh pelatih.

"Kalau untuk bermain, saya selalu siap. Karena sebagai pemain harus siap kapan pun dibutuhkan. Saya harap kami bisa menunjukan yang terbaik," kata pemain Persija Jakarta itu.

Indonesia menembus semifinal dengan predikat runner-up Grup B yang dihuni bersama Maroko dan Palestina. Ketiga tim di grup ini sama-sama mengoleksi 3 poin hasil dari satu kemenangan dan satu kekalahan, meskipun perkara selisih gol membuat Maroko dan Indonesia berhak lolos.

Sedangkan Turki lolos dari Grup A sebagai juara grup berkat satu kemenangan dan dua hasil imbang. Grup ini turut dihuni Arab Saudi, yang lolos sebagai runner-up, Suriah, dan Irak.



(ads/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads