Hal itu seperti diungkapkan oleh sekretaris umum Persik Barnadi kepada para pewarta, Selasa (29/10/2013). Dia juga menerangkan bahwa pendapatan dari penjualan tiket tidak mampu menutupi operasional klub selama satu musim.
"Kapasitas stadion Brawijaya Kota Kediri sebanyak 15.000 orang. Jika harga karcis dinaikkan 2000 rupiah per lembar, dan secara rata buat untuk kelas ekonomi, kami hanya dapat 300 juta rupiah. Atau VIP-nya kami naikan menjadi 50 ribu rupiah per lembar, tentunya warga masyrakat akan keberatan," terang Barnadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nominal sebesar 15 miliar rupiah itu diperoleh setelah pihak pengurus merinci anggaran operasional tim selama satu tahun.
"Semua orang bisa pegang Persik. Satu musim atau dua musim, silahkan. Atau kalau memang rugi, tahun depan lari, bisa dikembalikan lagi ke saya, nanti tetap saya terima" imbuh Barnadi yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kota Kediri itu membuka lelang sambil tersenyum.
Persik baru saja meraih tiket ke kasta tertinggi Liga Indonesia setelah menempati posisi ketiga kompetisi Divisi Utama. Mereka mengalahkan Persikabo Bogor dengan skor akhir 6-2 dalam laga perebutan tempat ketiga.
(cas/krs)











































