Turnamen yang diadakan oleh Kreasia Indonesia ini merupakan ajang ketiga yang dilaksanakan di Indonesia. Kali ini ada 20 tim yang berasal dari beberapa wilayah-wilayah di Indonesia.
Ke-20 tim tersebut berasal dari Aceh, Medan, Palembang, Pekanbaru, Lampung, Jakarta, Bogor-Depok-Bekasi, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Lombok, Samarinda, Pontianak, Makassar, Manado, dan Jayapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kali ini memang peserta SSB lebih banyak. Ada 276 SSB yang ikut serta dari 20 kota di Indonesia. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu.
Penyelenggaraan di masing-masing wilayah sebenarnya sudah dilakukan, tapi tidak serempak. Karena kesiapan masing-masing kota berbeda," ujar
Bregas Harapan Rochadi, turnamen direktur Liga Grassroots Kresia U-12 di Senayan, Jakarta, Jumat (15/11).
"Saya harapkan Maret sudah selesai. Dan kemudian pemenang dikirim ke Jakarta untuk dipemberangkatkan ke Gothia Cup," sambungnya.
Sementara itu Ketua Umum PSSI Djohar Arifin sangat mendukung penuh ajang tersebut. Dia berharap melalui turnamen itu dapat membantu PSSI untuk mencari pemain-pemain berbakat yang bisa disalurkan ke tim nasional.
"Anak-anak di Indonesia mempunya mimpi untuk bisa menjadi pemain bola. Kami akan mendukung penuh pihak-pihak yang ingin membina usia muda. Adanya turnamen ini para pemain bisa menunjukkan kemampuannya. Sehinga PSSI bisa memanfaatkan mencari pemain yang berpotensi," kata Djohar.
"Lewat ajang seperti ini dengan mudah membantu kami mencari pemain-pemain dari daerah yang mempunyai kemampuan luar biasa. Nantinya, bisa dilanjutkan ke timnas sesuai under, U-12, atau U-16, U-18 dan seterusnya."
Gothia Cup pertama kali diadakan pada 1975 di Gothenburg, Swedia. Gothia Cup berkembang menjadi turnamen sepakbola yunior terbesar di dunia. Beberapa pemain top yang pernah mengikuti turnamen ini antara lain Alan Shearer, Xabi Alonso, dan Andrea Pirlo.
(ads/roz)











































