Tidak seperti final SEA Games 2011, kali ini Indonesia sukses mengalahkan Malaysia lewat adu penalti. Rahmad Darmawan menilai, ada sedikit perbedaan antara adu penalti ketika itu dan kali ini.
Bertanding di Zeyar Thiri Stadium, Nay Pyi Taw, Kamis (19/12/2013) malam WIB, Indonesia unggul lebih dulu lewat tendangan Bayu Gatra di menit ke-30. Namun pada menit ke-84, Thamil Arasu, bisa menyamakan kedudukan lewat tendangan dari dalam kotak penalti.
Hingga babak tambahan 2x15 menit skpr 1-1 tidak berubah. Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Di babak penalti, Yohanes Ferinando Pahabol menjadi penentu kemenangan tim Merah Putih. Skor berakhir 4-3 di babak tos-tosan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang berbeda lagi adalah, dua tahun lalu saya sangat butuh pemain. Tapi kali ini semua pemain ingin berpatisipasi atas pekerjaan ini, dan penjaga gawang bertugas dengan sangat baik sekali," jelasnya kemudian.
"Tapi hal ini juga tak lepas dari sebuah keberuntungan untuk kami. Karena pada dasarnya Malaysia itu mainnya sangat bagus, timnya juga bagus."
Meski begitu, RD juga tak menampik bahwa timnya sudah melakukan tugasnya dengan baik. Hal ini tak lepas dari proses recovery yang mereka lakukan pada persiapan masa recovery kemarin. Dan kami bisa mengimbangi tim Malaysia," ujarnya.
Termasuk, lanjut dia, soal lini yang paling mendominasi pada pertandingan tadi.
"Saya pikir pada babak pertama, setiap posisi kuat. Depan, tengah, belakang. Di babak kedua, kami mendapat tantangan dari Malaysia, mereka banyak menekan. Malaysia memiliki banyak pemain yang tinggi dan mereka selalu langsung memberikan bola ke penyerang mereka, inilah problem untuk tim kita," ujarnya menjelaskan.
"Tapi sekali lagi saya beruntung, dan semua pemain bermain bagus saat ini."
(mcy/roz)











































