Minta Maaf Tak Dapat Emas, RD: Inilah Hasil Maksimal

Laporan dari Myanmar

Minta Maaf Tak Dapat Emas, RD: Inilah Hasil Maksimal

Mercy Raya - Sepakbola
Minggu, 22 Des 2013 01:53 WIB
Nay Pyi Taw - Tim nasional Indonesia U-23 gagal mempersembahkan emas di SEA Games 2013 setelah kalah dari Thailand di final. Pelatih Rahmad "RD" Darmawan mengaku bertanggung jawab atas kegagalan itu dan minta maaf atas hasil yang belum memenuhi target.

"Pertama tentu saya memohon maaf, kita belum bisa memberikan kado yang terbaik di tahun ini. Tapi Insyallah kita sudah mencoba memberi yang terbaik. Namun inilah hasil maksimal yang diperoleh," ujar pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan, usai pertandingan.

"Ini hasil yang menurut saya terbaik diberikan pemain. Tapi saya sebagai pelatih, saya yang mengambil tanggung jawab untuk semua kegagalan meraih medali emas ini," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membicarakan peluang meraih medali emas di masa depan, RD menilai hal itu cukup terbuka walaupun ia juga menggarisbawahi sejumlah faktor yang mesti dilakukan demi berprestasi.

"Sekali lagi saya tidak akan pernah pesimis dengan masalah ini karena memang inilah waktu ideal yang kita punya, dan saya siap mengambil peran ini karena saya yakin dengan kompetisi yang baik dan ketat pemain yang banyak bermain sebagai starting di timnya saya yakin kita tidak perlu terlalu lama membangun tiimnas."

"Tapi memang kalau kita bicara timnas kelompok usia dibutuhkan waktu untuk menyamakan visi bermain. Ya kalau kita mau membandingkan dengan tim lain memang tim kita paling minimalis dalam persiapan. Bahkan dengan sekelas Kamboja sekalipun, Laos sekalipun. Tapi menurut saya tim ini sudah baik dan kita tahu kita banyak menyisakan pemain yang masih bisa bermain di SEA Games nanti."

"Saya yakin kalau tim ini dipersiapkan dengan baik lagi siapapun pelatihnya, diberi kesempatan dengan waktu yang cukup dan sistemnya seperti ini tapi dengan melakukan penambahan pemain pasti bisa," jelasnya memaparkan

RD selanjutnya akan fokus dalam kariernya di level klub untuk menangani Persebaya. Jika di masa depan ada kemungkinan untuk melatih timnas lagi, ia pun tak menutup kemungkinan.

"Saya pikir saya harus istirahat dulu untuk tahun ini. Tapi kalau kesempatan itu (melatih timnas kembali) datang saya tidak akan pernah menolak untuk melatih timnas. Sekali lagi saya akan siap," katanya.

(mcy/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads