Lima Pengda se-Jawa Desak Munaslub PSSI
Jumat, 26 Nov 2004 16:04 WIB
Yogyakarta - Buntut tidak berjalannya roda organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dipimpin Ketua Umum Nurdin Halid, sebanyak lima pengurus daerah PSSI se-Jawa mendesak segera digelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).Desakan itu disampaikan para pengurus Pengda PSSI se-Jawa yang menghadiri rapat koordinasi di gedung KONI DIY di Jl. Trikora Yogyakarta, Kamis (25/ 11/2004) malam."Kita dalam rapat semalam lima Pengda PSSI se-Jawa sepakat untuk mendesak agar segera digelar munaslub," kata Ketua Pengda PSSI DIY, H Dasron Hamid, kepada wartawan, Jumat (26/11/2004).Hadir dalam pertemuan itu antara lain Sekretaris Umum Pengda PSSI Jawa Timur M. Muksan, Sekum PSSI Pengda Jawa Barat Mursyid, Sekum Pengda PSSI Jawa Tengah Janu Ismanto, Sekum Pengda PSSI Banten Abu Sholeh dan Dasron Hamid Ketua Umum Pengda PSSI DIY selaku tuan rumah.Menurut Dasron, desakan untuk menggelar munaslub itu sebagai salah satu upaya menyelesaikan permasalah reorganisasi di tubuh PSSI. Sebab saat ini roda organisasi PSSI tidak berjalan sebagaimana mestinya.Akibat buruknya kepengurusan itu dikhawatirkan akan semakin memperburuk dunia persepakbolaan pada umumnya dan PSSI pada khususnya. Bahkan sejak Nurdin Halid menjadi tersangka kasus penyelundupan gula dikhawatirkan juga akan merusak citra persepakbolaan nasional.Rapat sepakat mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan PSSI yang dipimpin Nurdin karena tidak mampu menjalankan roda organisasi dan arah kepengurusan PSS saat ini tidak jelas. Ada banyak persoalan di tubuh PSSI yang harus dibenahi dan diselesaikan. "Bila tidak segera diselesaikan kompetisi tahun depan bisa-bisa gagal dilaksanakan," kata Dasron.Sebelum ada munaslub, tambahnya, rapat sepakat mengusulkan digelar rapat paripurna nasional (raparnas). Kelima pengda yang hadir meminta agar raparnas digelar selambat-lambatnya minggu kedua bulan Desember 2004. Hasil pertemuan itu juga akan disosialisasikan kepada pengda-pengda PSSI lainnya."Usulan ini akan kami sampaikan ke Jakarta Selasa (30/11/2004) sebagai solusi memecahkan persoalan di organisasi PSSI," katanya. (a2s/)










































