Sebelumnya, KOI mempersilakan PSSI untuk mengirimkan tim ke Asian Games kendatipun dengan catatan induk olahraga sepakbola Indonesia itu menyiapkan anggaran sendiri.
Pasalnya, terkait anggaran, KOI cuma fokus ke cabang olahraga unggulan yang diperkirakan punya kans besar meraih medali, sedangkan sepakbola tak termasuk cabor yang diproyeksikan mendapatkan anggaran untuk ke Asian Games dari KOI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia itu menilai akan banyak manfaat yang didapatkan timnas U-23 apabila mengikuti Asian Games tersebut. Pembahasan lebih lanjut dari PSSI dalam konteks pengiriman tim itu sendiri akan dirapatkan oleh Komite Eksekutif dalam waktu dekat.
"Ada dua hal di Asian Games ini. Yaitu kemenangannya bukan hanya di sepakbola, tapi bahwa masing-masing cabang juga mempertanggungjawabkan. Kewajiban kami yakni memaksimalkan peluang untuk mendapatkan emas sebaik-baiknya," jelasnya.
"Kalau KOI mempersilakan kami ikut, kami anggap ini sebagai motivasi yang besar. Kami tentunya melihatnya sangat positif sekali. Kami akan membahasnya di rapat Exco secepatnya terkait hal ini. Yang pasti bulan ini Exco harus rapat," lanjut Joko.
Asian Games 2014 akan digelar di Incheon, Korea Selatan pada 19 September hingga 4 Oktober. Ajang tersebut melibatkan 36 cabang olahraga.
Kali terakhir Indonesia mengirimkan tim ke ajang Asian Games adalah pada tahun 2006 lalu dalam Asian Games di Doha, Qatar.
Saat itu Indonesia cuma finis di posisi empat grup B di bawah Irak, Suriah, serta Singapura. Indonesia tidak mengirimkan tim sepakbola pada Asian Games 2010 di Guangzhou, Cina.
(ads/krs)











































