PSM Terancam Persija

Liga Bank Mandiri

PSM Terancam Persija

- Sepakbola
Minggu, 28 Nov 2004 20:53 WIB
Makassar - Menjelang akhir kompetisi PSM Makassar malah terancam terdepak dari posisinya sebagai pimpinan sementara oleh Persija Jakarta. Ini terjadi setelah kedua tim memetik hasil berbeda, Minggu (28/11/2004).Bertanding di depan 25 ribu suporter setianya di Stadion Mattoangin, PSM gagal memetik angka penuh setelah ditahan imbang 0-0 oleh Persipura. Sementara itu Persija yang menjamu Persik Kediri di Stadion Lebakbulus menang dengan skor tipis 1-0.Hasil ini membuat PSM hanya menambah satu poin sehingga totalnya menjadi 55 dari 32 pertandingan. Kans anak-anak "Juku Eja" untuk menjadi juara menjadi kecil karena Persija punya sisa pertandingan lebih banyak daripada mereka. Tim ibukota itu sudah mengantongi 54 angka dari 31 partai. Tim peringkat tiga Persebaya Surabaya juga punya kesempatan yang sangat besar berkat koleksi 53 poinnya dari 30 pertandingan.Kegagalan PSM mendulang kemenangan mengakibatkan kemarahan sebagian pendukungnya. Usai peluit panjang dibunyikan wasit mereka melempari kubu tim kesayangannya sendiri. Fans PSM kesal karena skuad Miroslav Janu itu kembali gagal mengoptimalkan keuntungan main di kandang justru di masa-masa krusial. Tiga hari lalu di tempat yang sama Ponaryo Astaman dkk juga dipaksa bermain seri 1-1 oleh Persija, pada pertandingan yang sempat diwarnai pemukulan terhadap wasit oleh penonton.PSM sebenarnya berpeluang besar mengalahkan Persipura, yang semakin terancam terdegradasi. Terlebih ketika di menit 75 tim tuan rumah memperoleh hadiah penalti setelah Syamsul Bahri Chaeruddin diganjal di kotak terlarang Persipura.Namun sayang seribu, gelandang asal Uruguay Ronald Fagundez tak mampu menunaikan tugasnya sebagai eksekutor dengan sempurna. Tembakannya bisa dibaca dan dihalau kiper Sahari Gultom.Persija vs PersikDi Lebakbulus, dalam pertarungan Persija vs Persik, kondisi lapangan yang tergenang karena hujan deras sangat menyulitkan kedua kesebelasan untuk bermain sebagaimana mestinya. Sedikitnya tiga kali tuan rumah memperoleh peluang emas di mulut gawang Persik tapi selalu gagal gara-gara bola mandek di air.Baru di babak kedua pertandingan sedikit lebih berjalan setelah hujan mereda dan air di lapangan pelan-pelan surut. Persija yang terus mengurung lawan akhirnya berhasil menciptakan gol lewat aksi Emmanuel de Porras.Di menit 24, meskipun ditempel ketat oleh seorang bek lawan, ia berhasil menguasai bola sampai masuk kotak penalti sebelum melepaskan tembakan ke tiang jauh kiper Wahyudi. Tendangannya mengenai tiang bagian dalam sebelum menggetarkan jala Persik.Tim asuhan Sergei Dubrovin itu semestinya bisa menang lebih besar karena memiliki beberapa kesempatan emas lain untuk menambah golnya, baik melalui Porras, Elie Aiboy, maupun Bambang Pamungkas yang masuk di pertengahan babak kedua. Namun sampai peluit panjang berbunyi skor tetap 1-0. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads