Di stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (14/2/2014) malam WIB, skuat 'Garuda Muda' akan berhadapan dengan tim 'Mahesa Jenar'.
Laga ujicoba yang merupakan bagian dari tur nusantara itu tampaknya menyedot perhatian publik Semarang. Tak ingin ada gangguan keamanan pihak panpel pun bersiap maksimal dalam hal keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya 3 SSK (satuan setingkat kompi). Kali ini 6 SSK, satu SSK itu sekitar 100 personel," kata Djihartono saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (13/2/2014).
"Disiagakan juga dari unit satwa yaitu anjing dan kuda," imbuhnya.
Selain untuk pengamanan pertandingan, pengamanan dilakukan juga untuk mencegah adanya calo tiket dan pemalsuan tiket serta sweeping petasan dan kembang api agar tak sampai masuk ke tribun.
"Ini pertandingan besar, kemungkinan besar ada yang membawa petasan. Jadi kami berjaga-jaga," tegasnya.
Sementara itu CEO PT Mahesa Jenar Semarang selaku pengelola PSIS, Yoyok Sukawi mengatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi calo dan pemalsuan tiket dengan mengeluarkan tiket asli tiga jam sebelum pintu gerbang dibuka.
Sebelum memperoleh tiket, penonton bisa mendapatkan kwitansi di kantor panpel dan kantor PSIS di Jalan Ki Mangunsarkoro dan Stadion Citarum dengan membawa fotokopi KTP. Kemudian sebelum pertandingan pemilik identitas KTP bisa menukar kwitansi dengan tiket di ticket box di Stadion Jatidiri.
"Satu orang bisa membeli lima tiket. Yang menukarkan tiket adalah pemilik identitas," kata Yoyok.
(cas/rin)











































