Duel klasik Persib Bandung kontra Persija Jakarta rencananya dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/2/2014). Namun, Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan rupanya belum belum menurunkan izin pertandingan.
Ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (18/2), wajah Iriawan tampak serius sewaktu ditanya wartawan perihal apakah mengizinkan duel Persib menjamu Persija dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) itu. Isyarat keraguan masih tersimpan di benak jenderal polisi bintang dua ini.
"Saya belum yakin," sahut Iriawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih saya kaji. Pertandingan itu 'kan tanggung jawab saya juga. Kalau saya izinkan tapi ada kejadian apa-apa, kita juga dapat risikonya," tuturnya.
Iriawan menambahkan, Manajer Persib Umuh Muhtar sebelumnya memang sudah menyatakan koordinator lapangan (korlap) bobotoh siap menjamin keamanan untuk laga nanti. "Tapi saya belum yakin dengan beliau (Umuh). Saya ingin bertemu langsung dengan bobotoh Persib dan korlap-korlap bobotoh," ujar Iriawan.
Sehubungan dengan itu, ia pun menuturkan berencana menggelar pertemuan bareng bobotoh dua atau tiga hari mendatang. Ditegaskan Iriawan, bobotoh harus menjaga sportivitas dan siap menerima hasil akhir pertandingan karena tak mau mereka dicap anarkis.
"Kalau korlapnya meyakinkan bisa aman, saya izinkan. Kalau belum terjamin, enggak akan saya izinkan. Kalah menang harus bisa diterima. Mari jaga dan ciptakan suasana kondusif," kata Iriawan bernada tegas.
Sebelumnya PT. Liga Indonesia sudah memutuskan untuk tidak memberi izin suporter kesebelasan Persija Jakarta maupun Persib Bandung untuk menonton pertandingan tandang antara kedua tim tersebut.
Dengan demikian, The Jakmania dilarang hadir pada saat pertandingan Persib vs Persija di Stadion Si Jalak Harupat akhir pekan ini. Begitu pun sebaliknya, Persib tak bisa ditemani suporternya saat bertandang melawan Persija di Jakarta.
(bbn/krs)











































