Beban Indonesia di Tiger Berat

Ronny Pattinasarany:

Beban Indonesia di Tiger Berat

- Sepakbola
Senin, 06 Des 2004 13:09 WIB
Jakarta - Target juara yang dipanggul tim Merah Putih di Piala Tiger terbilang berat. Apalagi sebagian rival ternyata lebih mengincar gelar juara yang lebih tinggi gengsinya. Demikian pendapat mantan pemain nasional Ronny Pattinasarany.Ronny yang kini menjabat sebagai ketua bidang kepelatihan APSI (Asosiasi Pelatih Sepakbola Indonesia) ini mengungkapkan kalau target menjadi juara Piala Tiger adalah hal yang wajar. Namun sayangnya Indonesia hanya berani menargetkan menjadi juara di kawasan Asia Tenggara seperti untuk Piala Tiger atau kontes sepakbola SEA Games."Target juara itu memang wajar saja, sebab sampai sekarang ukuran kemampuan kita tetap baru sampai pada event regional Asia Tenggara saja. Jadi, target juara itu sekaligus memprihatinkan kita," ujar mantan pelatih nasional ini, Minggu (5/12/2004).Padahal pesaing-pesaing di Asia Tenggara telah mengalami kemajuan yang cukup pesat. Dengan kata lain, Indonesia kini tertinggal. Otomatis peluang Kurniawan Dwi Yulianto dkk di Piala Tiger pun tidak bisa dipastikan. Dicontohkannya, tim Thailand atau Myanmar diduga sudah 'melupakan' Tiger. Myanmar yang kini dipegang oleh mantan pelatih kepala timnas Indonesia Ivan Venkov Kolev dan Thailand yang dulu pernah diasuh Peter Withe kini mengejar prestasi yang jauh lebih besar."Pesaing seperti Thailand atau bahkan Myanmar saya kira sudah melepas Piala Tiger sebagai buruan mereka. Thailand ingin jadi juara di Asia. Ironis sekali kalau kita dari waktu ke waktu terus berbicara untuk menjadi juara di Piala Tiger," tandas Ronny.Indonesia berada di Grup A bersama Laos, Singapura, Kamboja dan tuan rumah Vietnam. Sementara, juara bertahan Thailand, Malaysia, Myanmar, Filipina dan Timor Leste berada di Grup B. Untuk Grup B babak penyisihan dilakukan di Kuala Lumpur pada waktu yang sama, 7-16 Desember.Saat ini 12 pemain dan dua ofisial sudah tiba terlebih dahulu di Ho Chi Minh City, Vietnam. Hendro Kartiko, Jack Komboy, Mohammad Mauli Lessy, Aris Indarto, Charis Yulianto, Ortisan Salosa, Ponario Astaman, Syamsul Bachri, Boas Salosa, Ilham Jayakesuma, Elie Eiboy, Ismed Sofyan, serta Peter Withe dan asisten pelatih Fachri Husaini menginap di Hotel Equatorial.Sepuluh pemain dan ofisial lainnya segera menyusul dan meninggalkan Jakarta pada Senin (6/12) pagi ini.Jadwal Pertandingan Penyisihan Piala Tiger:Grup A, 7/12: Indonesia-Laos, Vietnam-Singapura; 9/12: Vietnam-Kamboja, Indonesia-Singapura; 11/12: Laos-Kamboja, Vietnam-Indonesia; 13/12: Indonesia-Kamboja, Singapura-Laos; 15/12: Vietnam-Laos, Kamboja-Singapura.Grup B, 8/12: Myanmar-Filipina, Malaysia-Timor Leste; 10/12: Thailand-Myanmar, Malaysia-Filipina; 12/12: Thailand-Timor Leste, Malaysia-Myanmar; 14/12: Fipipina-Timoe Leste, Malaysia-Thailand; 16/12: Myanmar-Timor Leste, Thailand-Filipina.Putaran-final:29/12: pemenang Grup A - runner-up Grup B; 30/12: pemenang Grup B - runner-up Grup A;2 Januari 2005: Runner-up Grup B - pemenang Grup A; 3/1/2005: Runner-up Grup A - pemenang Grup B; 8/1/2005: pemenang pertandingan 29/12 dan 2/1 Vs pemenang pertandingan 30/12 dan 3/1; 15/1/2005: grand-final.Catatan : Dua tim peringkat teratas dari setiap grup kemudian akan dipertandingkan secara simultan atau dua kali pada babak putaran-final yang digelar 29 Desember hingga 3 Januari 2005. Babak semifinal dilangsungkan 8 Januari, sedangkan grand-final 15 Januari. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads