Manahati Lestusen mempunyai kesan pertama pada pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl. Dia menyebut pelatih asal Austria itu lebih galak dibandingkan Rahmad Darmawan.
Skuat 'Garuda' mulai mempersiapkan diri untuk melakoni laga kualifikasi Piala Asia melawan Arab Saudi yang akan berlangsung pada 5 Maret mendatang. Latihan pertama itu berlangsung, Rabu (26/2/2014) pagi WIB, di Lapangan Sekolah Pelita Harapan.
Selain diisi oleh pemain-pemain muka lama, beberapa pemain muda juga dipanggil Riedl guna menjalani persiapan untuk melakoni pertandingan di Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Dammam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manahati yang sudah merasakan ditangani oleh pelatih Rahmad Darmawan saat di Persebaya Surabaya dan timnas U-23 di SEA Games lalu, mengaku merasakan perbedaan saat dilatih oleh Riedl. Dia menyebut pelatih 64 tahun itu sebagai sosok yang sangat tegas dan disiplin.
"Coach Riedl lebih galak dibandingkan coach RD. Dia sangat tegas dan disiplin. Misalnya seperti tadi, latihan mulai jam 8 pagi, kami harus sudah berada di lapangan setengah jam sebelumnya. Jadi pemain tidak boleh ada waktu untuk bersantai-santai," ujar Manahati seusai latihan hari ini.
"Riedl itu memperlakukan semua pemain sama. Tidak ada perbedaan antara pemain muda atau yang lebih senior. Semua sama, tidak ada pemain bintang di sini," imbuhnya.
Meski demikian, pemain Persebaya ISL itu mengaku sangat antusias menjalani sesi latihan. Dia pun berharap dapat memberikan kontribusi yang maksimal.
"Setiap pelatih kan punya masing-masing gaya yang berbeda. Jadi tidak ada masalah. Tidak ada masalah soal adaptasi. Saya senang di timnas. Meski persaingan ada, dan sikap pelatih yang tegas tidak menjadi masalah. Itu semua menjadi tantangan tersendiri untuk saya," kata Manahati.
(ads/cas)










































