Insiden listrik padam Stadion Persiba Balikpapan yang menghentikan laga Persiba U-21 kontra Timnas U-19, Senin (10/3/2014), menjadi pelajaran berharga. Pasokan listrik Stadion Utama Kaltim di Samarinda yang akan digunakan untuk laga Putra Samarinda U-21 vs Timnas U-19, dipersiapkan secara maksimal.
Padamnya listrik di Stadion Persiba Balikpapan menjadi catatan tersendiri. Betapa tidak, laga baru berjalan sekitar 22 menit harus terhenti akibat persoalan genset. Praktis pertandingan saat itu harus dihentikan.
"Masalah lampu (Stadion Utama Kaltim), Insya Allah tidak menemui masalah. Karena kalau listrik dari PLN untuk lampu penerang lapangan, tidak mungkin. Intinya soal lampu, sudah maksimal. Tidak tahu nanti kalau ada faktor lain (non-teknis)," kata Dirut PT. Putra Samarinda Indonesia Harbiansyah Hanafiah kepada wartawan di Hotel Mesra Internasional, Jl. Pahlawan, Samarinda, Selasa (11/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua genset terhitung baru, pernah dipakai hanya waktu PON XVII 2008 lalu, selepasnya tidak. Walaupun baru, kita sudah cek semua genset yang termasuk satu genset adalah cadangan," ujar Harbiansyah.
Penegasan Harbiansyah juga diamini Koordinator Panpel Timnas U-19 Samarinda Ahmad Subhan. Menurut dia, kesiapan genset telah disiapkan maksimal di Stadion Utama Kaltim.
"Genset untuk menerangi stadion dan lapangan listrik PLN untuk menerangi ruangan-ruangan yang ada di stadion. Kita juga sudah menyurati PLN bahwa mereka juga sanggup untuk memasok listrik penerangan jalan masuk menuju stadion dan sekitar stadion, seiring dengan penggantian tidak kurang dari 500 bola lampu yang kita lakukan jauh hari," kata Subhan.
"UPTD Stadion Utama Kaltim yang berada di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga, juga telah memastikan 2 genset yang ada dalam kondisi sangat bagus. Kita uji coba beberapa kali dan nanti pada hari peksanaan pertandingan 14 Maret, genset akan kita hidupkan sekitar pukul 18.00 WITA," jelas Subhan.
Dihubungi wartawan terpisah, Kepala UPTD Stadion Utama Kaltim Asbar menyebut 2 mesin genset yang akan digunakan berkapasitas total 2 MVA (Mega Volt Ampere).
"Satu mesin genset 1 MVA termasuk 1 mesin genset cadangan juga 1 MVA. Bahan bakarnya ditanggung oleh Panpel," kata Asbar.
(roz/roz)











































