PSM Makassar meraih poin penuh pada pertandingan tandang melawan Perseru Serui. Juku Eja menang tipis 1-0 atas tim tuan rumah berkat gol semata wayang M. Rahmat.
Pada pertandingan di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (14/4/2014), kedua tim sama-sama menampilkan permainan terbuka di paruh pertama. Perseru punya peluang lewat Oktovianus Maniani, Sunday Oboy, dan Tony Roy Ayomi. Sementara itu, tim tamu mengancam lewat penyerang mereka M. Rahmat dan Abdul Rahman Abanda.
Kebuntuan terpecahkan ketika laga memasuki menit ke-44. M. Rahmat yang mendapatkan umpan matang dari Robertino Pugliara berhasil menaklukkan kiper Perseru, Teguh Amiruddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseru juga punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan, antara lain lewat Semme Patrick, Ali Khaddafi, Okto, dan Ferdinando Mote. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor tak mengalami perubahan.
Dengan hasil ini, PSM naik ke peringkat keenam klasemen sementara Wilayah Timur dengan delapan poin dari delapan pertandingan. Perseru menempati peringkat kedelapan dengan tujuh poin dari enam laga.
Pelatih PSM Rudy William Keltjes menyebut kemenangan timnya sebagai buah dari pilihan strategi yang tepat.
"Jika kami bermain terbuka dan cepat, ikuti irama Perseru, sudah pasti PSM tewas. Saya minta anak-anak untuk bermain cerdik, tunggu peluang untuk menyerang dan itu terbukti berhasil," katanya.
Sementara itu, pelatih Perseru Robby Maruanaya menilai timnya masih kurang dalam hal penetrasi ke kotak penalti lawan.
"Kita kuasai bola, tetapi tidak main menusuk hanya main melebar. Ini kesalahan yang dibuat oleh pemain-pemain kita, gelandang kita kurang disiplin, sehingga pemain lawan bisa cetak gol," tuturnya.
"Liston Fonataba dan pemain bek lainnya cedera sehingga Arthur (Bonai) jadi stopper. Ditambah lagi Mote dan Abdi main di bawah standar. Gol tercipta lewat M. Rahmat setelah Roberto Pugliara berhasil melepaskan umpan yang cerdik," ujar Robby.
(mfi/rin)










































