Dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Rabu (16/4/2014) sore WIB, Arema memetik kemenangan 1-0 atas Selangor. Gol tunggal kemenangan tuan rumah dicetak oleh Gustavo Lopez dari titik putih di menit ke-41.
Wasit memberi hadiah penalti untuk Arema setelah Shahrom Kalam menahan tembakan Christian Gonzales dengan tangan. Insiden ini juga berbuah kartu merah untuk Kalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semestinya penendang penalti tak berhenti, setelah melangkah untuk menendang bola," sesal Durakovic usai pertandingan, Rabu (16/4/2014).
"Padahal itu tidak dibenarkan. Ini buruk sekali untuk sepakbola bagus," imbuhnya.
Wasit yang memimpin pertandingan juga tak luput dari kritikan pedas Durakovic. Pelatih asal Australia itu menyayangkan sikap wasit yang sengaja membiarkan ulah Gustavo.
"Saya rasa wasit ikut melakukan kesalahan," sebut Durakovic.
Durakovic tak menampik jika laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan sangat berat. Apalagi dukungan suporter menambah tekanan bagi timnya. "Di samping itu, kita sangat lelah," cetusnya.
Sementara itu, arsitek Arema Cronus Suharno lega dengan kemenangan timnya. Kendati demikian, dia juga sudah siap dengan risiko jika Arema gagal meraih poin.
"Kita harus menang, karena ini menyangkut tanggung jawab kepada warga Malang maupun negara," ujar Suharno secara terpisah.
"Andaikan tadi kalah, saya siap menanggung risiko," ungkapnya.
(nds/cas)











































