Duel dua kontestan Indonesia Super League (ISL) itu sempat dikabarkan ditunda karena terganjal izin keamanan. Beberapa hari lalu tuan rumah justru mengajukan surat permintaan perubahan jadwal kepada PT Liga, karena pihak kepolisian setempat tidak menggeluarkan izin untuk laga di Stadion Petrokimia, Gresik, itu.
Dijelaskan CEO PT Liga Joko Driyono, pihaknya tidak bisa mengabulkan surat permohonan tersebut. Sebab, sudah tidak ada lagi slot waktu untuk melakukan perubahan jadwal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Opsi tersebut di antaranya, pertandingan tetap digelar sesuai jadwal namun tanpa penonton. Kedua, pertandingan dilaksanakan sesuai jadwal di stadion lain di wilayah provinsi Jawa Timur.
Dengan beberapa alternatif yang bisa digunakan adalah Stadion Surajaya, Stadion Gelora Bung Tomo, Stadion Gelora Bangkalan, Stadion Gelora 10 November, dan terakhir tetap dilaksanakan sesuai jadwal di Stadion TNI AL Bumi Moro, Surabaya.
"Itu opsi yang kami berikan. Jadi laga tetap berjalan sesuai jadwal," tegas dia.
(ads/a2s)











































