Persib Bandung kembali mendapatkan denda akibat Bobotoh melanggar sanksi larangan menghadiri laga tandang 'Maung Bandung'. Para pendukung Persib pun bakal menggalang koin untuk membayar denda.
Sanksi larangan untuk Bobotoh menghadiri laga tandang Persib selama 12 bulan dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah insiden di laga Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada 28 Agustus tahun lalu. Sanksi itu berlaku hingga 11 September 2014.
Kendati masih dalam masa hukuman, penonton dengan atribut Bobotoh tampak hadir dalam laga tandang Persib ke markas Gresik United di stadion Petrokimia, Minggu (20/4/2014). Komdis pun lantas memberikan hukuman denda sebesar Rp 10 juta karena hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah sepakat melakukan penggalangan dana, dan uangnya nanti kami berikan untuk PSSI. Uang yang kami kasih nanti dalam bentuk uang logam dan memang sengaja hanya uang logam," ujar Yana Umar, Rabu (23/4).
"Waktu penggalangan ini sampai nanti terkumpul 10 juta. Setelah itu baru kami berikan kepada PSSI. Bahkan tidak hanya di Bandung, kami sudah menerima laporan juga dari Kalimantan, Lombok dan Banten," imbuhnya.
Yana menjelaskan penggalangan dana itu dilakukan karena gemas dengan keputusan Komdis PSSI yang dinilai tidak jelas, yang sedikit-sedikit memberikan sanksi kepada klub kesayangannya itu.
"Sebenarnya Komdis PSSI tidak berhak membuat larangan seperti itu, dasar aturannya dari mana. Mendukung tim kesayangan adalah hak semua suporter, bahkan Roy Suryo (Menteri Pemuda dan Olahraga) pun pernah berkata seperti itu," tuturnya.
Menurut Umar, seandainya Komdis memberikan aturan yang jelas sejak awal Bobotoh pasti akan mematuhinya. Akan tetapi, keputusan dan aturan tersebut hanya diketahuinya lewat media massa.
"Seharusnya PSSI dari awal sudah jelas dan bisa memperlihatkan aturan resminya kepada Bobotoh. Tidak hanya secara lisan saja dan di media. Kalau perlu, kirim langsung ke kami (surat resmi adanya larangan). Jika PSSI seperti itu dengan seenaknya, kami juga punya hak untuk melapor ke AFC dan FIFA," jelasnya.
Ini merupakan denda ketiga yang dijatuhkan oleh Komdis untuk Persib. Sebelumnya, panitia pelaksana pertandingan tim asal kota kembang itu mendapatkan denda sebesar Rp 300 juta karena dinilai tak menjalankan tugas dengan baik di laga melawan Semen Padang.
Satu sanksi lagi dijatuhkan untuk striker Persib Ferdinand Sinaga karena dinilai berperilaku buruk juga di laga melawan 'Kabau Sirah'.
(ads/cas)











































