Saat melakoni pertandingan di stadion Mandala Jayapura, Rabu (23/4/2014), Mutiara Hitam kalah dengan skor akhir 0-2. Gol-gol tim asal Singapura itu dilesakkan oleh Fazrul Nawaz dan Juma'at Jantan.
Tudingan tak enak lantas ditujukan untuk Persipura. Home United butuh kemenangan untuk menjaga kans lolos ke babak 16 besar, hingga Boaz Salossa dkk. sengaja mengalah. Apalagi Jacksen pernah membela Home United pada tahun 2001, dugaan main mata pun mengemuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sesi jumpa pewarta, Jacksen pun langsung memberikan sanggahan mengenai dugaan itu.
"Saya kira pertanyaan dan pernyataan teman-teman wartawan tentang sepakbola gajah dalam pertandingan tadi itu tidak benar. Saya merasa tersinggung, karena pernyataan itu menyerang saya," kata pelatih Jacksen kepada para pewarta.
"Kalau saya, iyakan. Tuhan yang akan menghakimi saya. Seharusnya saya tidak perlu jawab pertanyaan ini yang sungguh menyinggung saya. Teman-teman pers kan sudah kenal saya. Saya sudah 20 tahun berkarier di Indonesia dan saya ada di Persipura karena diundang untuk melatih," tambahnya.
Lebih lanjut lagi, Jacksen menjelaskan bahwa susunan pemain yang diturunkan dalam laga ini merupakan bagian strategi untuk menghadapi laga lanjutan Indonesia Super League (ISL). Mereka akan melakoni laga tur Yogyakarta untuk berduel melawan Persiba Bantul dan Persiram Raja Ampat.
"Pemain yang diturunkan tadi itu bagian dari rencana tim. Kami besok sudah berangkat ke Jawa guna melawan Persiba Bantul dan Persiram, jadi kesiapan pemain harus benar-benar dipikirkan," ungkapnya.
(cas/din)











































