Ketika Evan Dimas Terkunci oleh Lawan

Ketika Evan Dimas Terkunci oleh Lawan

- Sepakbola
Selasa, 06 Mei 2014 13:35 WIB
Ketika Evan Dimas Terkunci oleh Lawan
ANTARA/Prasetyo Utomo
Jakarta -

Kapten tim nasional Indonesia U-19 Evan Dimas mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari laga ujicoba melawan Myanmar tadi malam, ketika ia terkunci di lapangan oleh pemain lawan.

Seusai Indonesia ditahan imbang 1-1 oleh tamunya itu, di Stadion Gelora Bung Karno (5/5/2014), pelatih Indra Sjafri mengatakan dirinya sedang mencoba strategi alternatif. Pasukannya kerap mengandalkan umpan terobosan dan umpan-umpan lambung dari lini kedua. Para pemain beberapa kali juga melakukan long pass.

Strategi tersebut tampaknya terbaca oleh lawan, sehingga permainan timnas U-19 kurang maksimal. Terlebih ketika pelatih Myanmar, Gerd Friedrich Horst, mengintruksikan anak didiknya untuk mematikan aksi Evan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang jelas, kami bersyukur dengan pertandingan semalam. Ini pelajaran berharga bagi saya. Lebih baik kami main jelek di sini dari pada nanti nanti di Piala Asia. Semalam saya sempat kesulitan bergerak karena dijaga terus sama lawan," ungkap Evan, di Jakarta, Selasa (6/5).

Lalu bagaimana solusi Evan ketika di atas lapangan dengan kondisi serupa? Pemain 18 tahun itu mengaku bakal menggunakan inisiatifnya lebih baik, selain tergantung strategi yang lain dari pelatih.

"Tapi semua menjadi motivasi saya untuk lebih baik. Saya akan evaluasi diri lagi. Dan yang pasti saya juga harus konsultasi dengan Pak Indra. Tapi yang utama jika saya dihadapi kondisi yang sama, saya harus bisa mengambil inisiatif sendiri," tuturnya.

Pada pertandingan melawan Myanmar semalam, Indra memilih menarik Zulfiandi dengan digantikan oleh Paulo Sitanggang di lini tengah. Ketika disinggung jika suatu saat nanti Evan bakal lebih dulu ditarik keluar, dia mengaku tidak masalah.

"Tidak masalah, jika saya harus ditarik keluar lebih dulu, karena semuanya pasti untuk kebaikan tim," jawab sang kapten.

(ads/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads