Diego Michiels Dipolisikan, Mitra Kukar Siapkan Pembelaan

Diego Michiels Dipolisikan, Mitra Kukar Siapkan Pembelaan

- Sepakbola
Rabu, 21 Mei 2014 23:52 WIB
Samarinda - Diego Michiels dilaporkan ke polisi terkait dugaan penganiayaan. Mitra Kukar yang kini memiliki Diego menyatakan siap memberikan pembelaan hukum terhadap penggawa tim nasional itu.

"Saya belum tahu masalah sebenarnya. Kalau memang harus dibela, kami bela habis habisan," kata Manajer Mitra Kukar, Ronny Fauzan, kepada wartawan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Rabu (21/5/2014).

Ronny menegaskan meski dia belum tahu persis permasalahan Diego, manajemen bakal memberi perhatian khusus terhadap pemain berusia 23 tahun itu. Pertimbangannya, Diego merupakan pemain inti klub. Ronny tidak menampik, pihaknya mengupayakan jalan damai dengan pelapor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diego Michiels baru dengar kabar dari kapten tim, saya akan care soal kasus ini. Diego pemain inti kami. Mudahan bisa diambil jalan damai," ujar Ronny.

"Soal panggilan polisi, kami menyarankan agar patuh. Tapi sebelum berjalan, mudah-mudahan jalan damai bisa disepakati. Dalam satu dua hari ini saya akan memediasi. Panggilan kepada Diego selama ini belum (ada)," tambahnya.

Diego Michiels (23), laporkan ke polisi. Dia diduga menganiaya Hendra Wahyudi (38), seorang satpam di perumahan elit yang dia tinggali. Kejadian itu dilaporkan Hendra, Jumat (16/5/2014) lalu ke Polresta Samarinda, Jl Slamet Riyadi, dengan Tanda Bukti Laporan (TBL) kepolisian bernomor : TBL/344/V/2014/Kaltim/Resta Smd. Dalam bukti laporan tertera perihal penganiayaan yang terjadi di Perum Pandan Harum Hill Blok ND-12 yang ditinggali Diego dengan ancaman Pasal 351 tentang Penganiayaan

"Dia kehilangan laptop, ini privasi. Saya dengar dari tetangga, satpam ini sering bawa teman. Ini kesalahan satpam juga, kenapa harus bawa teman. Kami usahakan damai, kebetulan kejadian itu di rumah saya dan satpam itu juga teman saya," jelas Ronny lagi.

Di tempat yang sama, Diego Michiels menegaskan dirinya siap untuk memenuhi panggilan kepolisian. Namun hingga saat ini, surat panggilan kepolisian belum dia terima.

"Saya siap (untuk memenuhi panggilan). Belum, belum ada panggilan. Isi laptop saya adalah password dan username, foto-foto keluarga di Holland dan data perbankan," ungkap Diego.

Kepolisian menjadwalkan hari ini untuk meminta keterangan saksi Raphael Maitimo, rekan setim Diego. Namun bersangkutan belum memenuhinya lantaran harus berlaga membela klub menjamu Persepam Madura United. Dalam laga itu, Mitra Kukar menang 3-1.

"Dijadwalkan ulang untuk meminta keterangan saksi (Raphael Maitimo) pada hari Jumat (23/5/2014) besok. Setelah saksi baru kita minta keterangan ," kata Kasatreskrim Polresta Samarinda, Kompol Feby DP Hutagalung.

(din/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads