Hal itu seperti diungkapkan oleh brand director Aqua, Debby Intan. Dia jeri dengan dihentikannya undangan kepada salah satu negara Asia sebagai salah satu peserta festival Aqua Danone Nations Cup pada 2011. Penyebabnya, negara tersebut ketahuan mengirimkan pemain dengan usia di atas 12 tahun.
Tak mau menuai nasib serupa, Debby memperketat proses seleksi para pemain mulai 2012. Cek gigi secara acak menjadi cara yang dipilih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKami mencoba seobjektif mungkin, kami pilih dokter gigi yang tidak ada kaitannya dengan PSSI setempat dan Danone. Kami sangat berfokus mengantisipasi persoalan ini. Kami ingin membentuk anak yang jujur, tidak pembohong begitu pula dengan orang tua dan pelatih.
βKalau tertangkap kami akan mem-black list sekolah yang bersangkutan dan pelatih,β ucap dia.
Setali tiga uang, Ketua PSSI Djohar Arifin Husin sudah meminta Danone lebih ketat dalam menyeleksi pemain.
βKisah lama ini tidak boleh terulang. Ada kan satu negara yang tidak diundang karena curi umur di tahun sebelumnya, 2011. Kami minta Danone lebih ketat,β kata Djohar.
βKami tidak ingin nama kita menjadi rusak. PSSI mensupport semua pelaksanaan untuk menyelenggarakan kejuaraan ini,β ucap pria yang pernah menjadi staff ahli Menpora itu.
(fem/cas)











































