Komitmen Aqua DNC Perangi Pencurian Umur

Komitmen Aqua DNC Perangi Pencurian Umur

- Sepakbola
Kamis, 05 Jun 2014 17:16 WIB
Komitmen Aqua DNC Perangi Pencurian Umur
detikSport/Femidiah
Jakarta - Kasus pencurian umur kerap menjadi permasalahan dalam kompetisi usia dini. Berkaca pada kejadian tahun 2012, Aqua Danone Indonesia memperketat proses seleksi pemain.

Hal itu seperti diungkapkan oleh brand director Aqua, Debby Intan. Dia jeri dengan dihentikannya undangan kepada salah satu negara Asia sebagai salah satu peserta festival Aqua Danone Nations Cup pada 2011. Penyebabnya, negara tersebut ketahuan mengirimkan pemain dengan usia di atas 12 tahun.

Tak mau menuai nasib serupa, Debby memperketat proses seleksi para pemain mulai 2012. Cek gigi secara acak menjadi cara yang dipilih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œSejak tahun 2012, kita tidak mau mencederai sportivitas. Kami tidak bermain-main soal ini. Semua pemain harus menjalani prosedur yang berlaku yakni dengan pemeriksaan gigi,” kata Debby di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta Kamis (5/6/2014).

β€œKami mencoba seobjektif mungkin, kami pilih dokter gigi yang tidak ada kaitannya dengan PSSI setempat dan Danone. Kami sangat berfokus mengantisipasi persoalan ini. Kami ingin membentuk anak yang jujur, tidak pembohong begitu pula dengan orang tua dan pelatih.

β€œKalau tertangkap kami akan mem-black list sekolah yang bersangkutan dan pelatih,” ucap dia.

Setali tiga uang, Ketua PSSI Djohar Arifin Husin sudah meminta Danone lebih ketat dalam menyeleksi pemain.

β€œKisah lama ini tidak boleh terulang. Ada kan satu negara yang tidak diundang karena curi umur di tahun sebelumnya, 2011. Kami minta Danone lebih ketat,” kata Djohar.

β€œKami tidak ingin nama kita menjadi rusak. PSSI mensupport semua pelaksanaan untuk menyelenggarakan kejuaraan ini,” ucap pria yang pernah menjadi staff ahli Menpora itu.

(fem/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads