Jakmania Batal Pesta di Menteng
Kamis, 23 Des 2004 22:25 WIB
Jakarta - Berbagai persiapan sudah dilakukan "The Jakmania" menyambut partai "final" Liga Indonesia. Namun kekalahan 1-2 Persija atas Persebaya membuyarkan rencana pesta.Tidak kurang dari 3000 "Jakmania" dengan antusias mengadakan acara nonton bareng di markasnya di Stadion Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/12/2004).Layaknya ketika Persija bertanding di Stadion Lebak Bulus, suasana Menteng pun berubah menjadi orange. Sebanyak tiga giant screen yang dipasang ternyata masih kurang memuaskan "Jakmania". Akibatnya sebagian terpaksa menonton di televisi di warung-warung sekitar stadion.Namun optimisme "Jakmania" tim kesayangannya mampu minimal meraih hasil imbang ternyata meleset. Tim "Macan Kemayoran" takluk 1-2 dari tuan rumah Persebaya. Ribuan "Jakmania" pun langsung pulang dengan tertib. Padahal acara selebrasi telah disiapkan seperti kembang api, dan puluhan bus untuk melakukan konvoi."Kecewa itu pasti. Tetapi pemain Persija juga mainnya tidak jelek. Kami akan tetap menyambut kedatangan mereka," ujar Ketua "The Jakmania", Ferry Indrasjarif saat dihubungi detikcom usai acara nonton bareng di Menteng.Persija direncanakan berangkat dari Surabaya besok pukul 10.00 WIB, dan diperkirakan tiba di bandara Soekarno-Hatta sekitar satu jam kemudian. Namun Ferry menerangkan bahwa "Jakmania" yang menyambut kedatangan Persija di bandara dibatasi hanya sekitar 60 orang.Sebelumnya "Jakmania" juga telah melakukan pooling untuk memilih pemain favorit, dan pemain yang diharapkan bergabung dengan Persija musim depan. Rencananya hasil pooling tersebut akan diserahkan kepada Menejer Persija, IGK Manila.Meski perhitungannya belum final, sebagian besar Jakmania memilih Elie Aiboy sebagai peman favorit. Sementara nama Boas Salossa dan Ponaryo Astaman sangat diharapkan bisa bergabung dengan Persija musim depan.Selain itu Bambang Pamungkas yang tahun depan rencananya akan pindah ke klub liga Malaysia, Selangor FC, juga diharapkan tidak jadi pindah. Bahkan Jakmania telah menyiapkan spanduk yang berisi ribuan nama dan tandatangan, meminta agar "BP" tetap di Persija."Kita berharap dia tetap di Persija karena dia adalah icon kita. Sejak awal dia hanya bermain untuk Persija. Tetapi kita tidak memaksa. Hanya jika ingin pindah, sebaiknya Bambang hati-hati memilih klub," lanjut Ferry. (lom/)










































