Jelang Indonesia vs Malaysia
Malaysia Khawatirkan Teror Penonton
Minggu, 26 Des 2004 05:03 WIB
Jakarta - Fanatisme publik sepakbola Indonesia serta keangkeran Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi hal yang paling ditakuti oleh timnas Malaysia. Karenanya, tim asuhan pelatih Bertalan Bicskei tersebut hanya menargetkan hasil imbang dalam partai semifinal pertama yang akan berlangsung Selasa (28/12) malam.Kendati Indonesia dipastikan kehilangan dua mesin golnya, Ilham Jayakesuma dan Boas Salossa yang harus absen karena terkena kartu merah dan akumulasi kartu kuning, Malaysia tetap menghawatirkan "teror" yang akan diberikan oleh puluhan ribu suporter tuan rumah. "Kami lebih mengkhawatirkan penonton, mereka akan memenuhi stadion untuk mendukung permainan tim Indonesia," ujar Datuk Ibrahim bin Saad, manajer tim Malaysia, di sela-sela latihan perdana timnya di lapangan AS-IOP, kompleks Gelora Bung Karno,Senayan,Sabtu (25/12) sore.Ibrahim menuturkan, dengan prestasi gemilang yang diperlihatkan anak-anak Indonesia pada babak penyisihan Piala Tiger 2004, di Ho Chi Minh dan Hanoi lalu, Indonesia kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata. "Penampilan tim Indonesia sangat luar biasa, terutama ketika melawan Vietnam dan Singapura. Kami harus fair, sekarang ini timnas Indonesia ada di atas Malaysia," katanya.Bahkan publik sepakbola dan pers Malaysia sendiri, lanjut Ibrahim, seolah tak yakin timnya bakal memetik angka penuh atau setidaknya imbang di Jakarta. "Menurut mereka, hasil seri sudah bagus. Hemat saya juga begitu,sulitlah bagi kita untuk merebut kemenangan di ini," jelasnya.Para pemain Malaysia sendiri, ungkap Ibrahim mengaku cukup senang dengan ketidakhadiran Ilham dan Boas yang dianggap sebagai pemain yang paling berpengaruh di kubu timnas Indonesia. "Itu memang membuat mereka cukup senang, tetapi terlepas dari itu,kami bermain di tempat Indonesia dan kenyataaan itu tidak membuat kami boleh lega," katanya. Untuk menghadapi Indonesia di babak semifinal yang digelar home & away ini,tim Malaysia dipersiapkan secara serius. Berbeda dengan tim Indonesia yang baru memulai latihannya kemarin, para pemain Malaysia sudah menjalani laihan sejak 18 Desember lalu."Seusai babak penyisihan itu kami hanya meliburkan mereka dua hari, dan tanggal 18 Desember latihan sudah dimulai lagi," paparnya. Dari 23 pemain Malaysia yang dibawa ke Jakarta, sebagian besar merupakan muka-muka baru dan kurang dikenal oleh publik sepakbola Indonesia. Hanya empat atau lima diantaranya yang berasal dari tim Piala Tiger 2002, saat mereka dikalahkan tim Indonesia 0-1 dari gol sundulan Bambang Pamungkas.Tim Malaysia yang ditangani pelatih asal Hungaria Bertalan Bisckei, tadi sore hanya melakukan latihan ringan, bersamaan dengan latihan tim Indonesia yang dilangsungkan di lapangan timnas yang berada dalam penglihatan mereka. Menurut rencana, Malaysia baru akan melakukan laihan game di lapangan yang sama pada Minggu sore. Kedua tim, baik Indonesia mau pun Malaysia, baru akan melakukan latihan di stadion utama Senayan pada Senin (27/12) malam besok, untuk menyesuaikan dengan suasana pertandingan yang digelar mulai pukul 19.45 WIB. (erk/)










































