Bicksei Puji Mental Anak Asuhnya

Semifinal Piala Tiger

Bicksei Puji Mental Anak Asuhnya

- Sepakbola
Selasa, 28 Des 2004 23:35 WIB
Jakarta - Pelatih Malaysia Bertalan Bicksei memuji mental skuadnya kala menaklukkan Indonesia di semifinal leg pertama Piala Tiger. Pelatih Indonesia Peter Withe menyalahkan buruknya lini belakang.Malaysia secara mengejutkan mampu menjungkalkan Indonesia 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (28/12/2004). Dua gol striker Liew Kit Kong membenamkan Indonesia, yang hanya mampu membalas lewat Kurniawan Dwi Julianto. Hasil ini memuluskan langkah Malaysia ke babak final. Pasalnya di semifinal leg kedua mereka hanya perlu menahan imbang Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (1/1/2005). Tak heran hasil ini membuat pelatih Becksei gembira. Becksei, yang hanya menargetkan hasil imbang di Jakarta, menyatakan ini adalah awal yang bagus. "Saya gembira atas kemenangan ini. Namun saya tidak terlalu gembira karena kami masih menyisakan satu pertandingan lagi untuk ke final. Ini hanya langkah awal yang bagus," kata Becksei kepada wartawan usai pertandingan. Ditambahkan pelatih asal Hungaria ini, kunci kemenangan skuadnya adalah kepercayaan diri para pemain dibawah tekanan 100.000 penonton. "Bermain di depan ribuan pendukung yang sangat menggemari sepakbola adalah hal yang sangat sulit. Namun anak-anak bisa mengatasinya," katanya. "Indonesia di babak pertama bermain sangat bagus dan sangat cepat. Namun sepertinya di babak kedua mereka mulai bermain longgar dan banyak membuat kesalahan sendiri. Skuad asuhan saya hanya mengambil celah dari keteledoran tim lawan," tambahnya.Sementara pelatih Indonesia Peter Withe mengaku anak-anak asuhnya banyak membuang peluang di depan gawang. "Setelah bertanding di Vietnam, ini adalah pertama kali kami bermain di kandang sendiri sehingga terlalu banyak tekanan." "Tetapi ini bukan alasan. 90 menit itu adalah waktu yang tidak boleh dilepaskan begitu saja, peluang harus dimanfaatkan sebaik mungkin," katanya. Pria asal Inggris ini juga membenarkan kalau timnya banyak melakukan kesalahan sendiri. "Malaysia mendapatkan dua gol bukan karena pemain mereka yang bagus, tetapi karena kesalahan pemain belakang kami," imbuhnya. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads