sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 04 Agu 2014 13:20 WIB

Jelang Piala Asia U-19

Fans Indonesia, Siap Serbu Myanmar?

- detikSport
Jakarta -

Kurang lebih dua bulan lagi Indonesia akan tampil di putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar. Itulah kesempatan terdekat negeri ini untuk merasakan sebuah 'Piala Dunia'.

Ya, jika mampu melewati fase grup dan kemudian perempatfinal, maka empat tim yang lolos ke babak semifinal otomatis berhak bermain di putaran final Piala Dunia U-20 tahun 2015 di Selandia Baru.

Timnas Indonesia, yang dilatih Indra Sjafri, tergabung di Grup B bersama Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab.

Sejak dipastikan lolos ke putaran final tahun lalu, pasukan "Garuda Muda" secara intensif melakukan serangkaian program persiapan. Selain pemusatan latihan (training camp), juga telah dilakoni dua kali Tur Nusantara plus ujicoba di Timur Tengah. Di bulan ini (8-23 Agustus), Evan Dimas dkk. akan mengikuti turnamen Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam.

Semenjak Timnas U-19 menjadi primadona baru tim nasional Indonesia, setiap sepak terjang tim tersebut selalu mendapat perhatian tinggi dari masyarakat. Kiprah mereka di Myanmar nanti juga sudah sangat dinanti-nantikan. Dari banyak kabar yang didapat redaksi, banyak suporter bahkan merencanakan perjalanan ke Myanmar untuk menyaksikan langsung setiap pertandingan skuat Indra Sjafri, baik perorangan maupun kelompok-kelompok.

Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI), yang selama ini fokus pada pengembangan dan pembinaan sepakbola usia muda, juga bermaksud mengakomodasi tingginya animo masyarakat Indonesia untuk bisa mendukung langsung timnas U-19 di Myanmar.

"Kita tahu, timnas selalu membutuhkan dukungan moral dan doa supaya mereka berhasil. Kami juga yakin, seluruh masyarakat Indonesia akan mendoakan mereka," ujar ketua umum ASSBI, Taufik Jursal, saat dihubungi detiksport, Senin (4/8) pagi.

"Dan bagi suporter yang bisa berada di Myanmar, tentu saja hal itu akan lebih menggelorakan semangat para pemain. Bayangkan jika ada puluhan atau bahkan ratusan orang bisa melepas mereka dari hotel menuju stadion, betapa semangat mereka pasti akan lebih membuncah. Dan nanti di stadion, ketika mereka melihat ada barisan suporter merah-putih di sana, mereka tentu akan semakin yakin bahwa mereka tidak berjuang sendirian," sambung Taufik.

ASSBI sendiri menawarkan paket perjalanan menonton Timnas U-19 di Myamar, dari 9-15 Oktober, selama 7 hari. Paket itu antara lain transportasi, akomodasi, konsumsi, city tour, dan tentu saja menonton langsung tiga pertandingan Indonesia di dalam stadion, yaitu saat melawan Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab. Harga paket ini adalah US$ 1.200 per orang.

"Nanti rombongan akan disediakan bus khusus, dan setiap kali timnas akan bertanding, kita akan ke hotel sama-sama untuk mengiringi keberangkatan mereka menuju stadion. Intinya adalah, kita bisa menunjukkan dukungan langsung kepada timnas kesayangan kita itu untuk berjuang semaksimal mungkin guna mengharumkan nama bangsa Indonesia," sahut Taufik.

"Bagi yang berminat, untuk informasi selengkapnya bisa menghubungi ASSBI di nomor 0856 977 64640. Penawaran ini terbatas dan kami tutup pada 1 September," simpulnya.

Indonesia pernah satu kali menjadi juara Piala Asia U-19, yaitu di tahun 1961. Di final pertandingan berkesudahan 0-0, sehingga Indonesia dan Burma (kini Myanmar) ditetapkan sebagai juara bersama.

Di edisi 1970 Indonesia juga berhasil menembus final, tapi kali itu kalah 0-3 dari Burma. Sejak itu prestasi sepakbola Indonesia merosot, baik di level senior maupun junior.

(a2s/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com