Dalam lanjutan Indonesia Super League di Stadion Kanjuruhan, Senin (18/8/2014) malam, Arema yang didukung puluhan ribu suporternya tampil agresif sejak awal. Namun, hingga turun minum, belum ada gol yang tercipta.
Arema sebenarnya punya kesempatan emas pada menit-menit akhir babak pertama. Mereka mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran Hari Chaniago terhadap Samsul Arif. Namun, eksekusi Gustavo Lopez melebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, Arema gagal mempertahankan keunggulannya. Saat waktu normal tinggal tersisa sembilan menit, Persita menyamakan kedudukan melalui kaptennya, Luis Edmundo. Edmundo menanduk bola hasil sepak pojok Ade Jantra.
Hasil ini tak mengubah posisi Arema di puncak klasemen Wilayah Barat dengan koleksi 39 poin dari 17 pertandingan, unggul tiga poin atas Semen Padang yang berada di posisi kedua. Persita di posisi kesembilan dengan 15 poin.
(mfi/rin)











































