Jelang Final Piala Tiger
Pengamanan di GBK Ditingkatkan
Kamis, 06 Jan 2005 19:58 WIB
Jakarta - Menghadapi final Piala Tiger panitia akan meningkatkan jumlah personel keamanan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, untuk mengantisipasi terjadinya aksi-aksi destruktif dari penonton.Langkah ini diambil menyusul terjadinya ulah tidak simpatik dari suporter Indonesia pada pertandingan semifinal pertama melawan Malaysia hari Selasa (28/12/2004) minggu lalu. Mereka melakukan pelemparan batu, botol minuman mineral dan mercon ke tengah lapangan, terutama ke kubu tim tamu.Dikatakan Sekretaris Umum PSSI Nugraha Besoes, pihaknya telah menghadap Kapolda Metro Jaya untuk berkoordinasi mengenai aspek keamanan. Diperoleh keputusan bahwa jumlah petugas dari kepolisian ditingkatkan menjadi 1500 personel, setelah sebelumnya hanya 600-700 orang."Untuk kelancaran pertandingan mereka (Polda) sudah bilang akan membantu sepenuhnya," ujar Nugraha kepada detikcom, di sekretariat PSSI di kawasan GBK.Ditambahkan Nugraha, PSSI juga akan meminta bantuan dari TNI untuk menerjunkan sejumlah anggotanya ke tengah penonton. Intinya, upaya maksimal akan dilakukan agar pertandingan berjalan lancar dan tertib."Kita melihat pengalaman pertandingan semifinal lalu, melihat kelemahan-kelemahannya, lalu ditingkatkan. Pola pengamanan juga diperbaiki. Misalnya tiga ring disterilisasi agar penonton yang masuk stadion hanya mereka yang punya tiket." Masalah keamanan di stadion menjadi perhatian khusus Federasi Sepakbola Asean (AFF). Badan ini sudah menekankan tiap-tiap rumah (Jakarta dan Singapura) agar memaksimalkan upaya pengamanan.Pelatih Indonesia Peter Withe juga berkali-kali menyerukan penonton agar bersikap tertib dan tidak melakukan pelemparan-pelemparan. Karena jika terulang kembali, bisa-bisa Indonesia terkena hukuman yang merugikan, termasuk kemungkinan dibatalkan jadi juara jika berhasil mengalahkan Singapura. (a2s/)











































