Penonton Tertib Tinggalkan GBK

Penonton Tertib Tinggalkan GBK

- Sepakbola
Sabtu, 08 Jan 2005 23:25 WIB
Jakarta - Sikap yang berbeda ditunjukkan oleh para penonton. Meski merasa kecewa dengan kekalahan tim Indonesia atas Singapura 1-3 namun penonton pulang dengan relatif tertib. Kekecewaan atas kekalahan di final pertama Piala Tiger, Sabtu (8/1/2005), sangat dirasakan pendukung Indonesia. Meski sempat panas di dalam stadion --sempat melakukan pelemparan ke lapangan dan ke arah penonton lain--, namun mereka pulang dengan tertib saat meninggalkan Gelora Bung Karno. Bahkan sekelompok penonton masih tetap bernyanyi saat pulang dengan metro mini carteran mereka. Namun kekalahan ini memang sangat dirasakan oleh para suporter yang hadir memberikan dukungan kepada timnas.Salah satunya adalah Trisno yang datang dari Banyuwangi. Ia yang mengaku baru tiba di Jakarta kemarin sore, merasa kecewa dengan kekalahan tim Indonesia khususnya permainan buruk di lini belakang. "Saya kecewa banget sudah jauh-jauh dari Banyuwangi akhirnya melihat tim Indonesia kalah. Serangan Indonesia sudah bagus tapi lini belakang jelek," ungkap Trisno yang menonton di sektor 10 GBK, kepada detikcom. Keluhan yang sama juga dilontarkan oleh Alex yang datang dari Bandung. Bahkan, ia rela membeli tiket mahal seharga 300 ribu untuk kelas VIP dari seorang calo untuk dapat menyaksikan aksi Hendro Kartiko cs.Meski demikian, beberapa penonton juga tetap memberikan semangat kepada tim Merah Putih yang akan bertandang ke Singapura, Minggu (16/1/2005). Beberapa penonton memberi sambutan saat bus PSSI keluar meninggalkan stadion GBK.Nama Boas Salossa juga dielu-elukan saat bus PSSI melintasi mereka. Seperti diketahui Boas tidak dapat melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera engkel dan diragukan dapat tampil di final leg kedua nanti. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads