Singapura Belum Merasa Menang

Singapura Belum Merasa Menang

- Sepakbola
Sabtu, 08 Jan 2005 23:52 WIB
Jakarta - Unggul cukup telak di kandang lawan tidak lantas membuat kubu Singapura merasa di atas angin. Bagaimanapun pertandingan final masih tersisa satu kali lagi.Demikian dikatakan pelatih Radojko "Raddy" Avramovich seusai menyaksikan anak-anak asuhnya menaklukkan Indonesia 3-1 di hadapan 100 ribu penonton tuan rumah di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (8/1/2005).Menurutnya, jika partai final tidak memakai sistem playoff, baru pihaknya bisa merasa menang karena tidak perlu memainkan pertandingan lagi. "Ini merupakan hasil yang sangat bagus buat kami," ujarnya. "Tapi kami juga tidak menganggapnya sebagai suatu keberuntungan yang besar karena masih ada satu pertandingan yang mesti kami hadapi."Secara matematis Singapura punya kans lebih besar daripada Indonesia untuk menjadi juara karena leg kedua pada 16 Januari nanti akan dilakukan di kandang mereka, karena kalah 0-1 pun masih unggul.Ditanya soal permainan Indonesia, khususnya pasca keluarnya Boas Salossa, ia menjawab, "Indonesia bukan rusak gara-gara Boas melainkan oleh semua pemain. Ini bukan masalah satu-dua pemain."Pelatih asal Serbia dan Montenegro itu juga berkomentar tentang dua pemain Indonesia. Pertama, ia melihat diusirnya Mohammad Mauly Lessy karena memukul seorang pemain Singapura sebagai keputusan yang sangat tepat."Pemain nomor tiga (Ortisan Salossa) juga patut menerimanya karena ia beberapa kali melakukan tekel berbahaya yang bisa mencederai pemain-pemain kami," cetusnya. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads