Pesta Juara Persib Juga Sampai ke Rio de Janeiro

Laporan dari Brasil

Pesta Juara Persib Juga Sampai ke Rio de Janeiro

- Sepakbola
Sabtu, 08 Nov 2014 20:14 WIB
Pesta Juara Persib Juga Sampai ke Rio de Janeiro
detikSport/Mohammad Resha Pratama
Rio de Janeiro -

Pesta besar-besaran ada di Bandung dan Palembang usai Persib Bandung menjuarai Indonesia Super League (ISL). Tak cuma di sana, di Rio De Janiero pun ada pesta kecil-kecilan untuk 'Maung Bandung'.

Persib tampil sebagai juara ISL musim ini usai mengalahkan Persipura Jayapura di final yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Jumat (7/11/2014) malam WIB. Setelah laga masih imbang 2-2 selama 120 menit, Persib akhirnya menang 5-3 di drama adu penalti.

Bobotoh yang berada di Jakabaring pun bersorak gembira setelah penalti Ahmad Jufriyanto menjebol jala Dede Sulaiman. Gol itu menjadi penentu kemenangan Persib. Tak cuma di Palembang, di Bandung sana pun kembang api serta sorak sorai para pendukung Persib muncul secara bersamaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wajar jika bobotoh berpesta sedemikian hebohnya. Mereka sudah menunggu 19 tahun, hingga akhirnya bisa merasakan manisnya gelar juara.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil, bahkan sudah mempersiapkan pesta rakyat untuk menyambut sang juara di gedung balaikota Bandung pada hari Minggu (9/11) siang WIB sampai selesai.

Pesta juara Persib pun tak cuma terjadi di Indonesia. Beribu-ribu kilometer jauhnya, tepatnya di Niteroi, Rio Di Janeiro, juga ada pesta kecil-kecilan menyambut keberhasilan 'Pangeran Biru' menjadi juara.

Yang berpesta adalah anak-anak SSB Asad Purwakarta yang sedang berada di Brasil, untuk persiapan mengikuti final dunia Danone Nation Cup (DNC) 2014 di Sao Paulo, 14-16 November besok.

Yadi Mulyadi dkk. jelas juga merupakan pendukung Persib. Mereka pun begitu penasaran sejak Jumat (8/11) pagi waktu setempat, melihat bagaimana pertandingan jalan dari menit ke menit.

Sebab sedang berada di Rio de Janeiro, menonton lewat streaming menjadi satu-satunya opsi. Sialnya, koneksi internet di tempat SSB Asad dan detikSport, yang mendapatkan undangan dari pihak Aqua Danone, menginap kurang oke. Niatan untuk menonton via streaming pun terpaksa batal. Kami pun akhirnya hanya bisa memantau via linimasa di Twitter atau info dari kerabat di Indonesia.

Suasana hati mereka sempat down ketika laga baru berjalan lima menit, Ian Louis Kabes membawa Persipura unggul. Tapi keresahan itu berubah jadi suka cita ketika tahu Bio Paulin dikartumerah dan Persib menyamakan gol lewat bunuh diri Imanuel Wanggai di akhir babak pertama.

Kegaduhan kian menjadi ketika gol Muhammad Ridwan bikin Persib berbalik unggul 2-1, anak-anak itu sudah berlarian dan mulai menyanyikan yel-yel khas Bobotoh. Sampai gol Boaz Solossa di menit 79 menyamakan skor jadi 2-2 dan hati mereka pun mulai deg-degan.

Adrenalin makin meningkat ketika laga berlanjut ke extra time dan akhirnya harus dituntaskan lewat drama adu penalti. Meski cuma 'menonton' lewat Twitter, tapi tetap ketegangan itu tidak menghilang sama sekali dari wajah anak-anak itu.

Satu per satu eksekutor kedua tim sukses menunaikan tugasnya, sampai kegagalan Nelson Alom menaklukkan I Made Wirawan membuat suasana mencair dan anak-anak pun mulai berteriak "Juara, juara, juara."

Impian mereka akhirnya terwujud usai sepakan Ahmad Jufriyanto tak bisa dihalau Dede Sulaiman, hingga pecahlah suasana di depan kamar. Mereka pun melompat kegirangan dan berteriak-teriak menyambut keberhasilan Persib menjadi juara.

Sama seperti Bobotoh seumuran mereka yang lain, Yadi dkk. sejak lahir belum pernah sekalipun menyaksikan Persib menjadi juara. Wajar jika euforia itu tak tertahankan dan mereka pun merayakannya, seperti sedang menonton di stadion saja.

Semoga sukses Persib ini juga bisa memotivasi kalian untuk tampil bagus di "Piala Dunia" di Sao Paulo nanti, dan membawa pulang trofi juara.

(mrp/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads