Jacksen yang Tetap Cerewet di Pinggir Lapangan

Laporan dari Brasil

Jacksen yang Tetap Cerewet di Pinggir Lapangan

- Sepakbola
Senin, 10 Nov 2014 14:26 WIB
Jacksen yang Tetap Cerewet di Pinggir Lapangan
Rio de Janeiro -

Tak pernah diam di tempat duduk dan selalu berdiri untuk memberi instruksi kepada pemainnya. Itulah ciri khas Jacksen F Tiago sebagai pelatih yang dikenal selalu cerewet pada anak asuhnya.

Seperti yang selama ini sering disaksikan ketika dirinya melatih Persipura Jayapura, Jacksen bukan sosok pelatih "betah" di bench. Ia selalu berdiri di pinggir lapangan, tanpa henti-hentinya memberikan instruksi kepada Boaz Solossa dkk.

Dengan gaya khasnya, mengigit sedotan plastik, Jacksen terlihat sangar dengan perawakannya yang berbadan besar dan tinggi. Plus kemampuannya sebagai arsitek permainan pelatih 46 tahun asal Brasil itu disegani kawan maupun lawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gaya itu pun tak lepas ketika Jacksen menangani anak-anak berusia 12 tahun yang tergabung di SSB Asad 313 Purwakarta, sebagai wakil Indonesia di final dunia Danone Nations Cup (DNC) 2014.

Meski melatih anak-anak, Jacksen tak segan-segan untuk berteriak memberikan instruksi saat latihan. Eks pemain Petrokimia dan Persebaya Surabaya itu pun tetap cerewet ketika dalam pertandingan.

Contohnya saja saat SSB Asad melakoni laga ujicoba pertama melawan tim U-12 Sporting Club Brasil di Rio de Janeiro, Sabtu (8/11) pagi waktu setempat, yang berakhir kekalahan 1-3 untuk Yadi Mulyadi dkk.

"Cari ruang bebas.", "Ayo Yadi buka ruang.". "Ayo Ipul shooting.","Beri bolanya ke depan dan jangan ke belakang.", "Ayo bertahannya yang bagus.", dan lainnya.

Meski timnya memenangi laga ujicoba kedua dengan skor telak 10-0 pun, Jacksen pun tak segan-segan untuk melakukan hal serupa saat anak asuhnya bermain bagus. Dia terus meminta tim untuk serang dan serang lawan, agar bisa bikin gol lagi.

"Jadi menurut kalian saya ini cerewet atau tidak?" tanya Jacksen kepada anak-anak.

"Iya Coach, cerewet," begitu anak-anak menjawab.

"Kalian tidak suka ya saya cerewet?" Jacksen membalasnya lagi.

"Gak apa-apa, Coach," balas anak-anak lagi yang disambut gelak tawa Jacksen.

Sosok Jacksen yang serius namun penuh canda ini pula yang membuat anak-anak SSB Asad merasa senang dilatih olehnya. Figur kebapakan Jacksen pun jadi nilai plus baginya di depan anak-anak.

Bahkan Jacksen tak segan untuk membawa seragam latihan anak-anak ke laundry, dan mengingatkan mereka untuk menghabiskan makanan.

Sungguh beruntung SSB Asad bisa dilatih oleh Jacksen, pria dengan empat gelar juara Liga Indonesia itu.

(mrp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads