sepakbola

Menpora Gagas Kongres Suporter, Dijadwalkan Digelar 2015

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Menpora Gagas Kongres Suporter, Dijadwalkan Digelar 2015


- detikSepakbola

detikSport/Rengga Sancaya
detikSport/Rengga Sancaya
Jakarta -

Punya potensi menjadi pemersatu, suporter juga menyimpan ancaman memecah belah. Terkait masih maraknya rusuh antarpendukung klub sepakbola di Indonesia, Menpora Imam Nahrawi dan Walikota Bandung Ridwan Kamil menggagas Kongres Suporter.

Gagasan itu diungkapkan Walikota Bandung Ridwan Kamil usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2014).

Ridwan, yang datang dari Bandung, mengatakan ada beberapa pembahasan yang dibicarakan saat dirinya bertemu Menpora. Di antaranya soal Jawa Barat yang akan menjadi tuan rumah PON 2016, lalu co-host Asian Games 2018, dan soal suporter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Intinya ada beberapa hal yang kami bahas tadi di ruangan (Menpora). Pertama soal Jawa Barat yang akan menyelenggarakan PON 2016 dan Asian Games 2018, jadi ada bagunan aquatic yang kami titip agar bisa dibantu, beliau akan menyampaikannya ke DPR. Yang kedua terkait Persib. contoh sebagai klub terbaik, profesional, dan tidak tergantung anggaran pemerintah, sponsor juga banyak ini bisa menjadi contoh manajemen yang baik,” kata Ridwan, usai pertemuan.

"Tadi dibahas sedikit masalah suporter. Jadi Bapak Menteri mengeluarkan gagasan untuk membuat kongres suporter klub sepakbola untuk menyamakan visi. Ini kenapa semakin ke sini pergesekan justru semakin tinggi. Sesuatu yang tidak kami lihat di jaman dulu ya. Ini kan bahaya," urainya kemudian.

"Suporter itu bisa mempersatukan atau sebaliknya bisa memecah belah. Jadi kekhawatiran ini yang kami share sama-sama dan saya kebetulan dari Bandung, mumpung Persibnya juga baru juara semangat kerja samanya lagi bagus-bagus banget."

Ia juga mengatakan, Bandung pun siap jika nantinya ditunjuk sebagai tuan rumah kongres suporter klub. "Pasti, apapun saya dukung buat kebaikan Indonesia. Orang seneng kok kalau ada kongres di Bandung," sahutnya.

Mengenai kajian-kajian yang akan di bahas pada kongres tersebut, Ridwan mengatakan, masih perlu menggodoknya. Termasuk soal berapa jumlah klub sepakbola yang diundang dalam kongres tersebut.

"Kajian itu masih dipikirkan apakah semua klub atau tidak. Hasil gagasan kami ngobrol-ngobrol tadinya ingin mencari solusi bagaimana The Jak dan Bobotoh supaya damai. Tapi akhirnya kami putuskan seluruhnya saja dikumpulkan."

"(Rencananya) tahun depan. Karena Bapak Menteri harus ke Bandung dulu lihat situasi, ngobrol dari situ baru kita bisa putuskan," lanjutnya sembari memastikan akan membahas juga hal ini juga dengan PSSI.


(mcy/din)











Hide Ads