Jacksen: Aku Pergi untuk Kembali

Jacksen: Aku Pergi untuk Kembali

- Sepakbola
Sabtu, 22 Nov 2014 10:30 WIB
Jacksen: Aku Pergi untuk Kembali
detikSport/M. Resha Pratama
Jakarta - Jacksen F. Tiago menjadikan Penang FA sebagai batu loncatan untuk menyongsong tujuan yang lebih besar. Suatu hari nanti, dia akan kembali untuk meracik timnas Indonesia yang berkualitas.

Jacksen meninggalkan sepakbola Indonesia dan menuju ke Malaysia. Bukan sebuah tim di kompetisi kasta tertinggi seperti Persipura Jayapura, tapi pelatih 47 tahun itu akan membesut tim yang ada di tier kedua, Penang FA.

Padahal, Jacksen mempunyai pengalaman lebih oke di Indonesia. Selain sering menangani tim-tim di Indonesia Super League, Jacksen juga pernah menjadi pelatih timnas pada 2013-2014. Tapi, memang, prestasinya bersama tim 'Merah Putih' memang belum bersinar. Tidak seperti ketika menangani klub.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, tertantang untuk bisa menjadi pelatih timnas yang mumpuni, Jacksen menepi dari sepakbola Indonesia. Penang FA dinilainya cocok dengan misi yang sedang disandang dia. Dia yakin akan mendapatkan pengalaman yang lebih banyak lagi sebelum menjemput cita-citanya.

"Selama 20 tahun saya hidup di Indonesia dan saya sangat yakin bahwa saya masih bisa berkontribusi buat sepakbola Indonesia," kata Jacksen.

"Karena selama ini saya memang baru melatih di Indonesia, saya berharap suatu waktu nanti saya bisa balik ke Indonesia dan menjadi pelatih tim nasional dengan bekal pengalaman yang lebih baik dari sekarang.

"Sekali Indonesia, tetap Indonesia! Saya akan pergi untuk kembali. Tapi nanti akan jauh lebih baik. Mohon doa restu, supaya cita-citaku ini menjadi kehendak Tuhan," ucap Jacksen.

Kiprah Jacksen di sepakbola Indonesia sudah sangat panjang. Jacksen memulai karier di Indonesia sejak 1994. Dia memulai dari klub Gresik Petrokimia Putra. Hanya betah semusim, Jacksen hijrah ke PSM Makassar kemudian menuju Persebaya.

Sempat meninggalkan Indonesia dengan mengadu peruntungan ke Gingazhou Matsunichi dan Geylang United, Jacksen kemduian memutuskan untuk kembali ke Stadion 10 Nopember, markas Persebaya. Bahkan Jacksen gantung sepatu di klub Indonesia. Dia kembali ke klub pertama yang diperkuatnya di Gresik, Petrokimia.

Di tahun 2002, Jacksen kembali ke Surabaya. Tapi bukan sebagai pemain, Jacksen sudah berprofesi pelatih dan menangani tim yang bermain di kompetisi Surabaya, Assyabaab. Setahun kemudian dia sudah menjadi pelatih Persebaya. Kemudian berturut-turut dia menangani Persita Tangerang, Persiter Ternate, Mitra Kukar, Persitara Jakarta Utara, dan terakhir di Persipura.Β 

(mrp/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads