Menjelang bergulirnya ISL 2015, PT LI masih berkutat dengan proses verifikasi klub. Yang terbaru, 15 klub sudah dinyatakan lolos verifikasi untuk berkompetisi di ISL.
Arema Cronus, Persegres Gresik United, dan Pelita Bandung Raya, merupakan tiga klub baru yang dinyatakan lolos verifikasi di rapat pleno PT LI di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1) siang WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal verifikasi klub yang sedang dilakukan oleh PT LI, BOPI berujar ingin melakukan audit. BOPI sudah mengirim sejak 5 Januari lalu agar dikirimi hasil verifikasi, Senin (19/1) kemarin.
PT LI belum bisa memenuhi permintaan BOPI itu karena proses veriifikasi lanjutan dari enam klub yang masih saja mengalami kendala.
Sekretaris jendral PT LI, Tigor Shalomboboy, beralasan proses pendaftaran klub yang masih berlangsung hingga Februari mendatang menjadi alasan belum dikirimnya laporan tersebut. Mereka pun meminta waktu tambahan hingga, Jumat (23/1) pekan ini, agar bisa menyerahkan dokumen yang diminta BOPI.
"Yang diminta BOPI adalah laporan data pemain dan ofisial profesional, termasuk kontrak pemain. Kan engga mungkin kami memberikan kontrak tahun lalu. Sementara pemainnya punya kontrak yang baru. Lagipula proses pendaftaran masih berjalan sampai Februari, dan rata-rata klub masih belum mengumpulkan data kontrak pemain kepada kami," kata Tigor, ketika ditemui di Kantor PSSI, Senayan, Selasa (20/1).
"Kami bukan tidak mau menyerahkan itu. Kami menganggap BOPI adalah partner dan tentu mereka punya maksud yang baik. Tapi dokumen-dokumen lain seperti data akte pendirian klub pasti juga berubah sehingga kami perlu meminta kembali kepada klub. Makanya, Senin kemarin kami berkirim surat ke BOPI untuk meminta waktu perpanjangan waktu kepada mereka (BOPI) hingga Jumat depan (23/1)," tambahnya.
Tigor pun menambahkan, jika dirinya tak ingin berpolemik apakah nanti BOPI memberi ijin rekomendasi PT LI menggelar kompetisi atau tidak.
"Tadi pagi saya masih melakukan proses wawancara di salah satu radio, dan saya langsung jelaskan itu di depan narasumber Ketua BOPI, Noor Aman. Dan, dia tidak dalam posisi menolak saat itu. Jadi kami tidak ingin berpolemik dulu soal itu. Kita dalam kondisi yang mau menyiapkan sesuatu yang paling baik. Harusnya mereka dalam kondisi yang paham juga soal itu," tegasnya.
(mcy/cas)











































