PSSI-Kemenpora Sudah Samakan Persepsi

PSSI-Kemenpora Sudah Samakan Persepsi

- Sepakbola
Rabu, 28 Jan 2015 17:36 WIB
PSSI-Kemenpora Sudah Samakan Persepsi
(dok. detikSport)
Jakarta -

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah bertatap muka. Mereka sudah menyamakan persepsi soal persepakbolaan nasional.

Setelah tertunda pada pekan lalu, PSSI dan pihak Kemenpora akhirnya bertemu, Rabu (28/1/2014) siang WIB. Bertempat di kantor PSSI, rapat itu dimulai sekitar pukup 13.30 WIB.

Berjalan sekitar dua jam, pihak Kemenpora diwakili oleh Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Djoko Pekik Irianto dan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot Dewa Broto. Sementara itu, beberapa pengurus PSSI yang hadir ada ketua umum Djohar Arifin Husin dan sekretaris jenderal Joko Driyono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kami bertemu dengan rekan-rekan Kemenpora, sengaja PSSI yang mengundang. Dan di saat bersamaan, Kemenpora juga mengundang. Dengan semangat kebersamaan dan hati besar, arahan Pak Menteri yang disampaikan kepada kami, maka pertemuan diadakan di kantor kami," ungkap Djohar seusai pertemuan.

Soal jalannya pertemuan, Gatot memberikan keterangan. Penyamaan persepsi antara PSSI dengan pihak Kemenpora menjadi fokusnya.

"Pertemuan tadi berjalan dalam kondisi yang sangat konstruktif. Kalau ada masalah langsung curhat, kalau ada pendapat, ya, langsung dikemukakan," ungkap Gatot.

"Konten yang dibicarakan adalah menyamakan persepsi antara kemenpora dan PSSI. Karena antara PSSI-Kemenpora ada beberapa yang sinergis. Melakukan pembenahan untuk menuju PSSI yang lebih baik lagi. Jika ada hal yang bertentangan, tinggal berkoordinasi," imbuhnya.

Demikian pula menyangkut keberadaan Tim Sembilan, yang sejak terbentuk mengundang resistensi dari PSSI, karena dianggap bentuk campur tangan (intervensi) pemerintah.

"Dari pembicaraan kami tadi saya kira sudah tidak ada masalah (antara PSSI dan Tim Sembilan). Jadi, kami menyamakan persepsi. Kalau kami hanya berkomunikasi lewat media pasti ada sesuatu yang tidak clear. Dengan bertemu kini sudah clear," ungkap D Djoko Pekik.

"Kerja Tim Sembilan sampai bulan Maret. Tim Sembilan akan mempunyai produk berupa rekomendasi. Mereka harus mempunyai rekomendasi final di akhir Maret," tambahnya.

(cas/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads