Pelatih Arema, Suharno, mengaku puas dengan penampilan timnya pada laga final Inter Island Cup 2014. Dia juga menyebut, ketiga pemain asing baru Arema sudah menyatu dengan tim.
Arema keluar sebagai pemenang Inter Island Cup 2014 usai menundukkan Persib 2-1 pada laga yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (2/2) malam WIB. Final itu sendiri tertunda sekitar satu tahun lantaran sempat tidak mendapatkan izin pada tahun lalu.
"Kemenangan ini berkat kerja keras pemain. Semua pemain mengeluarkan semuanya selama 45x2 dan 15x2 dan kami betul-betul mengapresiasi. Kami juga memuji Aremania yang setia mendukung. Aremania benar-benar tidak ke mana-mana tetapi ada di mana-mana," ujar Suharno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol kemenangan Arema pada laga tersebut diciptakan oleh Kennedy Sengbah pada babak kedua perpanjangan waktu. Sengbah adalah salah satu pemain asing anyar di skuat Arema saat ini, selain Fabiano Beltrame dan Yao Rudy.
Sengbah tidak dimainkan sebagai starter pada laga melawan Persib. Suharno mengaku, itu adalah bagian dari strateginya. Toh, pada akhirnya dia puas melihat permainan Sengbah.
"Itu bagian dari strategi dan saya tidak mau ambil risiko. Kami akan melakukan evaluasi dan menyiapkan dua laga uji coba setelah ini. Kalau tidak salah lawan Liverpool U-21 dan satu lagi klub lokal."
"Tiga pemain asing sudah menyatu. Hanya tinggal masalah komunikasi, terutama Sengbah. Kalau Rudy dia sudah cukup lama di sini," kata Suharno.
(roz/krs)











































